Stratigrafi akuifer dataran aluvial diantara sungai Progo dan sungai Kayangan kab. Kulonprogo dengan menggunakan metode geolistrik
Muhammad Yodha Muhdiya, Tjahyo Nugroho Adji, S.Si., M.Sc.Tech
2008 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini terletak pada dataran aluvial di sebagian DAS Kayangan. Secara administrasi, penelitian ini terlingkup dalam administrasi desa Kembang, desa Jatisarono, dan desa Wijimulyo, Kec. Nanggulan, Kulonprogo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui stratigrafi akuifer pada daerah penelitian, baik secara vertikal dan horisontal, serta mengetahui distribusi airtanah potensial pada daerah penelitian berdasarkan kondisi akuifernya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Geolistrik dengan menggunakan aturan Schlumberger. Metode ini memanfaatkan sifat fisika, yaitu hambat jenis untuk menduga jenis material yang terdapat di bawah permukaan tanah. Hasil dari Geolistrik akan digunakan untuk membuat Vertical Electrical Sounding (VES), Iso-resistivity, peta Cross-section. VES menyajikan informasi stratigrafi akuifer secara vertikal, Iso-resistivity menyajikan informasi stratigrafi akuifer secara horisontal pada kedalaman tertentu, sedangkan peta Cross-section menyajikan informasi stratigrafi akuifer secara vertikal dan horisontal. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa stratigrafi akuifer dataran aluvial sebagian DAS Kayangan umumnya terdiri atas alluvium, pasir, lempung, dan sedikit kerikil. Berdasarkan susunannya, material tersebut memiliki sortasi yang baik. Material halus berada pada lapisan atas, dan semakin kebawah semakin kasar. Adapun, ketebalan akuifer pada daerah penelitian 80-100 meter, dengan nilai resistivity potensial airtanah 9-13 ?m. Berdasarkan distribusinya, stratigrafi yang potensial untuk menyimpan dan meneruskan airtanah terdapat pada desa Kembang bagian Barat, Utara, dan Timur, Desa Jatisarono bagian tengah, dan Desa Wijimulyo secara keseluruhan. Daerah yang memiliki potensi airtanah yang baik tersebut cocok untuk dikembangkan sebagai kawasan pemukiman dan perdagangan.
This research is located on alluvial plain betwwen Progo River and Kayangan River. Based on the administratic border, this research is located on Kembang Village, Jatisarono Village, and Wijimulyo Village, Kulonprogo Regency. The purpose of this research is study about aquifer stratigraphy, in vertical and horizontal strata, and to learn distribution of potential groundwater based on it aquifer condition. This research using Geoelectrical Method with Schlumberger's configuration. It uses physical characteristic which is resistivity to interpretate the material below the surface. The data of material will used to make Vertical Electrical Sounding (VES), Iso-resistivity, and Cross-section Map. VES inform about aquifer stratigraphy in vertical strata, Iso-resistivity inform about aquifer stratigraphy in horizontal, and Cross-section Map inform about aquifer stratigraphy in vertical and horizontal condition. The result are models of aquifer stratigraphy and recomendation to groundwater exploitation. Based on the result, aquifer stratigraphy on alluvial plain between Progo River and Kayangan River consist of sand, clay, and less gravel. The depth of aquifer in research area about 80-100 meters, and the resistivity which has potential to groundwater about 9-13 2m. Based on the distribution, the stratigraphy which has potential to groundwater located in western, northern, and eastern part of Kembang Village, in the center part of Jatisarono Village, and in all area of Wijimulyo Village. The area with good groundwater potential are recomanded to be developed into insdustrial, residensial, and comersial area.
Kata Kunci : akuifer, dataran aluvial, metode geolistrik,aquifer, alluvil plain, geoelectrical method