Laporkan Masalah

Volume Orbita Normal pada Usia Dewasa di Populasi Indonesia: Studi Volumetrik Berdasarkan CT-Scan

Gigih Dwiayu Pritasari, dr. Felicia Widyaputri, Ph.D, Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp. Rad. (K), Dr. dr. Purjanto Tepo Utomo, Sp.M.(K)

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar belakang: Fraktur tulang orbita merupakan salah satu contoh trauma yang mengakibatkan perubahan volume normal orbita. Perubahan volume menimbulkan manifestasi klinis berupa deficit struktural atau distorsi komponen intraorbita. Tatalaksana bedah berupa transorbital surgical intervention dan prosthesis menjadi pilihan dalam menangani kasus perubahan volume orbita. Mengingat pentingnya parameter morfologi serta minimnya referensi data terhadap ukuran normal volume orbita maka penelitian ini penting untuk dilakukan.

Tujuan: mengevaluasi volume normal orbita pasien dewasa serta mengetahui hubungan volume normal orbita dengan kelompok usia dewasa yang diukur melalui data CT Scan di populasi Indonesia.

Metode: Studi analitik deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 283 data CT scan volume orbita dewasa diukur dengan metode ROI slice. Analisis data menggunakan Anova one way test dan Bivariate linear regression.

Hasil: terdapat hubungan antara volume normal orbita seiring bertambahnya usia dan kelompok laki-laki memiliki volume orbita lebih besar dibandikan dengan kelompok perempuan.

Background: orbital bone fractures are an example of trauma that can change in orbital volume. These changes can cause clinical manifestations in the form of structural deficits or intraorbital components distortion. Surgical management including transorbital surgical interventiona and prothesis is an option for managing orbital volume changes. The importance of understanding morphological parameters and the limited reference data on normal orbital volume in the Indonesia population, this study is crucial.

Objective: to evaluate the normal orbital volume in adult age and to determine the relationship between orbital volume and adult age groups.

Method: this study used a retrospective, descriptive, analytic study with a cross sectional approach. A total 283 data were measured using ROI slice method. Data were analyzed using ANOVA one way test and Bivariate Linear Regression.

Result: there was a relationship between normal orbital volume with increasing age and the male group have a larger volume than the female group.

Kata Kunci : Volume normal orbita, rongga orbita, pengukuran, usia dewasa, computed tomography

  1. S1-2026-492690-abstract.pdf  
  2. S1-2026-492690-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-492690-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-492690-title.pdf