Laporkan Masalah

Pengaruh perkembangan fasilitas pelayanan sosial ekonomi terhadap perubahan penggunaan lahan di kab. Sleman tahun 1993 dan 2003

Nuryusriana, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.

2007 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Penelitian ini mempelajari perkembangan fasilitas pelayanan sosial ekonomi yang terdapat di Kabupaten Sleman dan pengaruhnya terhadap perubahan penggunaan lahan pada tahun 1993 dan tahun 2003. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari (1) Tingkat perkembangan fasilitas pelayanan sosial ekonomi di Kabupaten Sleman tahun 1993 dan 2003; (2) Besar perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Sleman tahun 1993 dan 2003; (3) Pengaruh perkembangan fasilitas pelayanan sosial ekonomi terhadap perubahan penggunaan lahan di daerah penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa data sekunder, termasuk di dalamnya analisa deskriptif, dan analisa peta. Analisa peta dilakukan dengan sistem tumpang susun peta penggunaan lahan Kabupaten Sleman tahun 1993 dan tahun 2003. Analisa data menggunakan analisa statistik korelasi produck moment dari Pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Selama 10 tahun perkembangan fasilitas pelayanan ekonomi meningkat dua kali lipat yaitu menjadi 8602 buah atau meningkat 217,8 persen, fasilitas pelayanan sosial meningkat 776 unit atau 14,1 persen. (2) Besar perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Sleman tahun 1993 sampai 2003 seluas 2305.3 hektar atau 4 persen dan Kecamatan Depok memiliki perubahan penggunaan lahan tertinggi di Kabupaten Sleman. (3) Perkembangan fasilitas pelayanan sosial ekonomi mempunyai pengaruh kuat terhadap perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Sleman tahun 1993 dan 2003, dengan nilai r yaitu 0.586 pada derajat signifikansi 0.05

This research to study on the influences of socio economi services to landuse alteration in Sleman regency in the year 1993 and 2003. The objectives of this research are learning (1) the development of socio economic services in Sleman regency in the year 1993 and 2003 (2) landuse alteration in Sleman regency in the year 1993 and 2003 (3) the influences the socio economic services to the landuse alteration. The used method within this research are analyses of secondary data using map and descriptive analyses. Map analyses technique is acquiered from the landuse map 1993 and landuse map 2003 with the overlay technique, while data analyses is using statistical technique, the Pearson's Correlation. Result of this research show that (1) during 10 years the development economical services is increasing twofold up to 8.602 units or 217,8 percent, the facility of social services increasing up to 776 units or 14,1 percent; Depok is the highes of facility development in socio economic services; (2) the alteration of agricultural landuse area wich they change to non agricultural landuse during 10 years between 1993 to 2003 is 2305.3 hectares or 4 percent and the most dominant landuse alteration in Depok. (3) The development of facility socio economic services have strong influence to the landuse alteration in Sleman regency in the year 1993 and 2003, with Pearson correlation value(r) is 0.586 at the alpha value 0.05.

Kata Kunci : Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi, Perubahan Penggunaan Lahan,Facility of Socio Economic services, Landuse Alteration

  1. S1-2007-161138-Abstract.pdf  
  2. S1-2007-161138-Bibliography.pdf  
  3. S1-2007-161138-TableofContent.pdf  
  4. S1-2007-161138-Title.pdf