Laporkan Masalah

Interdisciplinary Management of Patients Diagnosed with Compressive Optic Neuropathy due to Meningioma from Neuro-Ophthalmology Viewpoint in Sardjito Hospital Yogyakarta

Charla Nashita Sandi, Indra Tri Mahayana, Supanji

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Penatalaksanaan neuropati optik yang berhubungan dengan meningioma hingga saat ini masih menjadi kontroversi. Strategi penanganan neuropati optik jenis ini meliputi observasi saja, terapi radiasi, atau eksisi bedah. Keterlibatan tim interdisipliner yang terdiri dari Departemen Oftalmologi, Bedah Saraf, dan Onkologi Radiasi sangat penting dalam menentukan pilihan terapi terbaik. Berbagai faktor terkait diagnosis dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi penatalaksanaan yang paling efektif pada pasien dengan neuropati optik akibat meningioma. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kohort retrospektif dengan menggunakan data yang diekstraksi dari rekam medis elektronik selama 3 tahun terakhir di Departemen Neuro-Oftalmologi Poliklinik Mata RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, pada pasien yang didiagnosis mengalami kompresi saraf optik akibat meningioma. Data dikumpulkan setelah memperoleh persetujuan etik, meliputi usia pasien, jenis kelamin, diagnosis neuropati optik, jenis penatalaksanaan, karakteristik meningioma, hasil tajam penglihatan, evaluasi tekanan intraokular (TIO), serta hasil pemeriksaan perimetri lapang pandang. Hasil: Sebanyak 45 pasien memenuhi kriteria inklusi. Meskipun analisis statistik tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p > 0,05), secara klinis terdapat kecenderungan bahwa penatalaksanaan bedah lebih efektif dalam memperbaiki atau mempertahankan fungsi visual. Faktor yang bermakna secara statistik (p < 0>

Background : Management of Optic Neuropathy associated with meningioma has always been controversial.  Strategies for managing this type of optic neuropathy includes observation alone, radiation treatment, or surgical excision. An interdisciplinary team from Ophthalmology, Neuro-Surgery, and Radiology Oncology is crucial for determining the best option for treatment. Many factors of the diagnosis may contribute to the decision making. This study aims to evaluate the most effective strategy for patients diagnosed with ON due to meningioma. Methods : The research design used was retrospective cohort which uses data extracted from electronic medical records, in the last 3 years, from the Neuro-Ophthalmology department in Eye Polyclinic in dr. Sardjito Hospital Yogyakarta of patients diagnosed with optic nerve compression by meningioma. Data was collected after ethical clearance was issued to obtain information on patients’ age, gender, diagnosis of optic neuropathy, managements, characteristics of meningioma, Visual Acuity result, IOP evaluation, and Eye Perimetry test result. Results : A total of 45 patients were included in the inclusion criteria. Although statistical analysis did not show a significant difference (p > 0.05), the clinical trend favored surgical management as a more effective approach in improving or stabilizing visual function. A significant factor (p < 0>

Kata Kunci : Surgical, Observational, Interdisciplinary Management, Meningioma, Visual Acuity

  1. S1-2026-497888-abstract.pdf  
  2. S1-2026-497888-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-497888-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-497888-title.pdf