Laporkan Masalah

Hubungan antara Body Mass Index (BMI) dengan Gangguan Atensi pada Siswa Sekolah Dasar di Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta

Nazma Fadillah Nurhasanah, Dr. dr. Cempaka Thursina Srie Setyaningrum, Sp.S(K) ; dr. Indra Sari Kusuma Harahap, Ph. D., Sp.S (K)

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang : Atensi merupakan aspek psikologis dan neurologis yang berperan dalam kemampuan mempertahankan fokus suatu objek atau biasa disebut perhatian. Atensi memiliki peran penting dalam proses perkembangan manusia, oleh karena itu gangguan pada atensi atau perhatian membuat seseorang sulit menerima dan mempelajari hal baru. Atensi dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah masalah status gizi. WHO menyatakan bahwa terdapat 51 juta anak di seluruh dunia yang mengalami kekurangan berat badan, 161 juta anak mengalami stunting dan 42 juta anak mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Oleh karena itu, status gizi pada anak menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena dikaitkan dengan gangguan atensi seorang anak.

Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body mass index  (BMI) dengan gangguan atensi pada siswa SD Negeri Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta

 Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian menggunakan teknik cross sectional. Sampel pada penelitian ini dipilih melalui cluster random sampling dimana sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi akan dimasukkan ke dalam kelompok perlakuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Body mass index (BMI) untuk mengukur atensi dan Stroop Test untuk mengukur gangguan atensi.

 Hasil Penelitian : Pada penelitian ini ditemukan hasil nilai p sebesar 0,425 yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara status BMI dengan gangguan atensi pada anak sekolah dan nilai OR sebesar 1,144 dengan 95% CI (0,822–1,590) yang menunjukkan tidak ada peningkatan risiko gangguan atensi secara klinis yang signifikan pada anak dengan BMI tidak normal jika faktor lain diperhitungkan.

 Kesimpulan : Body Mass Index (BMI) tidak memiliki hubungan yang signifikan secara independen terhadap gangguan atensi.

Background: Attention is a psychological and neurological aspect that plays a role in the ability to maintain focus on an object, commonly referred to as attention. Attention has an important role in the process of human development; therefore, disturbances in attention make it difficult for a person to receive and learn new things. Attention is influenced by various factors, one of which is nutritional status. The World Health Organization (WHO) states that there are 51 million children worldwide who are underweight, 161 million children who experience stunting, and 42 million children who are overweight and obese. Therefore, nutritional status in children is one of the important public health problems because it is associated with attention disorders in children.

Research Objective: This study aims to determine the relationship between body mass index (BMI) and attention disorders in students of SD Negeri Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta.

Research Methods: The method used was analytical observational with a cross-sectional study design. The sample in this study was selected through cluster random sampling, where samples that met the inclusion criteria and exclusion criteria were included in the treatment group. The instruments used in this study were Body Mass Index (BMI) to measure attention and the Stroop Test to measure attention disorders.

 Research Results: In this study, a p-value of 0.425 was found, indicating that there was No. statistically significant relationship between BMI status and attention disorders in school-aged children, and an OR value of 1.144 with a 95% CI (0.822–1.590), indicating no clinically significant increase in the risk of attention disorders in children with abnormal BMI when other factors were taken into account.

Conclusion: Body Mass Index (BMI) does not have a significant independent relationship with attention disorders.

Kata Kunci : Atensi, Stroop test, Body Mass Index, Siswa

  1. S1-2026-500034-abstract.pdf  
  2. S1-2026-500034-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-500034-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-500034-title.pdf