Sistem manajemen jalan perkotaan dalam menunjang Program Pembinaan JalanbStudi kasus Jalan Nasional di Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan
NURRUSIAH, Siti, Ir. H. Wardhani Sartono, M.Sc
2005 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik TransportasiSistem jaringan jalan perkotaan memiliki karakteristik yang kompleks sehingga membutuhkan upaya optimalisasi penanganan jalan berupa penerapan sistem manajemen yang efisien dan efektif pada tiap tahap. Sistem manajemen jalan perkotaan dirancang untuk membantu proses pembinaan jalan dalam menetapkan mekanisme yang akan menstandarisasi serta meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses pembinaan jalan di tingkat Pusat, Propinsi dan Kota. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Urban Road Management System (URMS) dengan tahapan kegiatan yang terdiri dari proses pembentukan pangkalan data serta aplikasi perencanaan dan pemrograman. Keluaran metode URMS akan dianalisis untuk memperoleh komparasi dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan penerapan korelasi RCI - IRI yang disyaratkan di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan data survai yang dikumpulkan pada ruas jalan Nasional di kota Makassar (17 ruas). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan penilaian ranking di 12 ruas jalan antara metode PCI nilai kondisi 95; 93; 87; 86 (mulus), 82; 81; 77 (sangat baik), 69; 60 (baik) dengan metode URMS nilai kondisi 3,42; 3,37; 3,23; 3,18; 3,15; 3,08; 3,05; 3,04; 3,02 dan 3,00 (baik). Perbedaan hasil ditunjukkan pada 5 ruas jalan untuk PCI nilai kondisi 70; 67; 65 (baik) dan 73 (sangat baik) dan untuk URMS nilai kondisi 2,59; 2,57; 2,49 dan 2,80 (sedang). Untuk analisis terhadap hasil roughness menunjukkan bahwa untuk nilai RCI 6,46; 7,15; 7,66; 8,02 secara berurutan memberikan nilai URMS-IRI 5,20; 4,10; 3,31; dan 2,77 yang berbeda dengan korelasi RCI Indonesia yaitu 5,56; 4,54; 3,85; dan 3,38, sehingga nilai IRI metode URMS lebih rendah dibandingkan nilai IRI untuk Indonesia.
Urban road network system has involved a complex characteristics that required optimalization effort in road handling in the form of efficient and effective management system in each stage. Urban road management system has been designed to support and to provide standard mechanism for the efficiency and effectiveness of road supervision, either at National, Provincial and Municipal. In this research, the Urban Road Management System (URMS) was used to determine the priority of road handling. The activity stages have consisted of data base system development, application some planning and programming stages. The application results of URMS method would be analyzed to compare Pavement Condition Index (PCI) method and RCI - IRI correlation required for Indonesia. The research was conducted using survey data collected from 17 National roads in the city of Makassar. Results indicated similar condition rankings on 12 roads that the PCI-based method resulted with condition values of 95, 93, 87, 86 (excellent); 82, 81, 77 (very good); 69, 60 (good), and the URMS-based method resulted with condition values of 3,42; 3,37; 3,23; 3,18; 3,15; 3,08; 3,05; 3,04; 3,02 and 3,00 (good). Different condition rankings on 5 roads were resulted from the PCI-based method with condition values of 70; 67 ; 65 (good) and 73 (very good), and from the URMS-based method with condition values of 2,59; 2,57; 2,49 and 2,80 (moderate). Analysis results on roughness showed that RCI values of 6,46; 7,15; 7,66; 8,02 resulted URMS-IRI values of 5,20; 4,10; 3,31 and 2,77; respectively, that were different from Indonesia correlation of 5,56; 4,54; 3,85 and 3,38; hence, IRI values URMS method were lower than IRI values for Indonesia.
Kata Kunci : Jalan Raya,Manajemen Jalan, Road Management System, URMS method, Road supervision, PCI Method, IRI - RCI correlation