Penerapan Good Zakat Governance untuk Pengembangan Industri Halal pada LAZISMU Jawa Timur
ERDIN NADID, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D.
2026 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya
Zakat merupakan instrumen penting dalam ekonomi Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme redistribusi kesejahteraan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pembiayaan sosial produktif bagi pengembangan industri halal. Optimalisasi peran tersebut sangat bergantung pada penerapan tata kelola zakat yang baik atau Good Zakat Governance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip Good Zakat Governance di LAZISMU Jawa Timur serta menilai kontribusinya terhadap pengembangan industri halal di wilayah Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Prinsip Good Zakat Governance yang dianalisis meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Zakat Governance di LAZISMU Jawa Timur berada pada kategori baik, ditunjukkan oleh sistem pelaporan yang transparan, mekanisme pertanggungjawaban yang jelas, kepatuhan terhadap regulasi, serta pengelolaan lembaga yang relatif independen dan berkeadilan. Penerapan Good Zakat Governance tersebut berkontribusi positif terhadap pengembangan industri halal, khususnya melalui pendayagunaan zakat produktif untuk mendukung UMKM halal, peningkatan kapasitas usaha, penguatan pembiayaan dan infrastruktur usaha, serta peningkatan kesadaran dan produk halal. Temuan ini mengindikasikan bahwa tata kelola zakat yang baik dapat memperkuat peran lembaga zakat sebagai bagian dari ekosistem industri halal yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian ekonomi Islam serta rekomendasi praktis bagi penguatan tata kelola lembaga zakat dalam mendukung pengembangan industri halal di Indonesia.
Zakat is an important instrument in Islamic economics that not only functions as a mechanism for redistributing wealth, but also has the potential to be a source of productive social financing for the development of the halal industry. Optimizing this role is highly dependent on the implementation of Good Zakat Governance. This study aims to analyze the application of Good Zakat Governance principles at LAZISMU East Java and assess its contribution to the development of the halal industry in the East Java region. This study uses a descriptive quantitative approach with data collection methods through questionnaires, interviews, and documentation. The Good Zakat Governance principles analyzed include transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. The results show that the implementation of Good Zakat Governance at LAZISMU East Java is in the good category, as indicated by a transparent reporting system, clear accountability mechanisms, compliance with regulations, and relatively independent and fair management of the institution. The implementation of Good Zakat Governance has contributed positively to the development of the halal industry, particularly through the utilization of productive zakat to support halal MSMEs, increase business capacity, strengthen business financing and infrastructure, and raise awareness and halal products. These findings indicate that Good Zakat Governance can strengthen the role of zakat institutions as part of an inclusive and sustainable halal industry ecosystem. This research is expected to contribute theoretically to Islamic economic studies and provide practical recommendations for strengthening the governance of zakat institutions in supporting the development of the halal industry in Indonesia.
Keywords: Zakat, Good Zakat Governance, Halal industry, LAZISMU, Halal Masterplan,
Kata Kunci : Zakat, Good Zakat Governance, Industri halal, LAZISMU, Masterplan Halal,