Pelindungan Hukum bagi Pemberi Gadai atas Kerugian Objek Jaminan dalam Praktik Gadai Perorangan di Kabupaten Sleman
Aisyah Ridya Mustafa, Dr. R. A. Antari Innaka, S.H., M.Hum.
2026 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terjadinya kerugian terhadap
objek jaminan dalam praktik gadai perorangan di Kabupaten Sleman. Penelitian
ini juga bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya pelindungan hukum bagi
pemberi gadai dalam hal adanya kerugian atas objek jaminan gadai dalam praktik
gadai perorangan di Kabupaten Sleman.
Penelitian
ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris yang bersifat deskriptif.
Penelitian ini dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian
lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan studi pustaka terhadap bahan
hukum primer, sekunder, dan tersier untuk memperoleh data sekunder, sedangkan
penelitian lapangan dilakukan melalui wawancara dengan responden untuk
memperoleh data primer. Data-data yang diperoleh dianalisis menggunakan
pendekatan kualitatif dan disajikan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerugian terhadap objek jaminan umumnya disebabkan oleh penggunaan objek gadai tanpa izin, penggunaan berdasarkan kesepakatan tanpa pengaturan tanggung jawab yang jelas, serta kelalaian pemegang gadai dalam penyimpanan dan pemeliharaan. Pelindungan hukum internal melalui perjanjian gadai secara lisan belum berfungsi secara optimal sebagai instrumen preventif, sehingga pelindungan hukum bagi pemberi gadai dalam praktiknya bergantung pada pelindungan hukum eksternal sebagai mekanisme korektif untuk pemulihan hak atas kerugian objek jaminan.
This
study aims to identify and analyze the occurrence of loss to collateral objects
in individual pawn practices in Sleman Regency. This study also aims to
identify and analyze the legal protection provided to pawners for these losses
in individual pawn practices in Sleman Regency.
This
research employs an empirical juridical research method and is descriptive in
nature. The research is conducted through library research and field research.
Library research involves reviewing primary, secondary, and tertiary legal
materials to obtain secondary data, while field research involves conducting
interviews with respondents to obtain primary data. The collected data are
analyzed using a qualitative approach and presented descriptively.
The results indicate that losses to collateral objects are generally caused by the unauthorized use of pawned objects, use based on agreement without clear responsibilities, and negligence of the pawnee in storing and maintaining the objects. Internal legal protection through verbal pawn agreements has not functioned optimally as a preventive instrument, so legal protection for pawners in practice relies on external legal protection as a corrective mechanism to ensure the restoration of rights arising from losses to collateral objects.
Kata Kunci : pelindungan hukum, gadai perorangan, kerugian objek gadai