Identifikasi wilayah potensial bagi pengembangan zakat di kabupaten Bantul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Wahid Wahyudi, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Lutfi Muta'lai, S.Si., M.T.
2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHBantul merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Yogyakarta, juga memiliki penduduk yang beragama Islam sebanyak 192.422 kepala keluarga. Realisasi zakat rata-rata pertahun sebesar Rp. 94.860.000,-. Zakat yang dapat dihasilkan masih berpotensi besar. Hal ini mungkin disebabkan belum optimalnya pelaksanaan zakat di wilayah ini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi dan karakteristik pelaksanaan zakat di Kabupaten Bantul. Penelitian ini juga memaparkan distribusi wilayah potensial bagi pengembangan zakat serta mengkaji faktor-faktor yang memiliki hubungan terhadap potensi zakat di Kabupaten Bantul. Metode survey digunakan sebagai metode penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan membuat perhitungan dari tabulasi silang hasil potensi zakat dengan faktor-faktor yang berhubungan serta rumus Chi Kuadrat. Distribusi spasial muzakki dan mustahiq dipetakan menggunakan software komputer Arc View Geographic Information System (GIS) versi 3.3. Dari hasil kajian dapat disimpulkan bahwa karakteristik pelaksanaan zakat di Kabupaten Bantul masih bersifat instansional. Potensi zakat yang dapat dihasilkan di wilayah ini sebesar Rp. 7.566.122.500,- per tahun dihitung dengan menggunakan parameter muzakki (keluarga sejahtera III dan III plus), pendapatan perkepala keluarga dan nilai zakat. Sebaran muzakki kategori tinggi terdapat di Kecamatan Bantul, Sewon, Banguntapan dan Kasihan. Sebaran mustahiq kategori tinggi terdapat di Kecamatan Pandak dan Imogiri. Potensi zakat dipengaruhi oleh faktor jumlah penduduk Islam, standar keislaman, pendapatan perkepala keluarga, jumlah muzakki, mustahiq dan status wilayah.
-
Kata Kunci : zakat, karakteristik, potensi, distribusi