Perubahan bentuk penggunaan lahan di bagian pinggir kota Surakarta tahun 1993-2003
Nur Rahmi Wahyundari, Drs. Su Ritohardoto, M.A.
2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKota Surakarta merupakan salah satu pusat kegiatan-kegiatan perdagangan, industri, pendidikan bagi wilayah di sekitarnya dan dilalui berbagai jalur transportasi sehingga mempunyai aksesibilitas tinggi yang menunjang mobilitas manusia, sehingga mendorong penggunaan lahan yang optimal dan bersifat dinamis. Pusat Kota Surakarta merupakan wilayah dengan dominasi lahan terbangun sehingga perubahan penggunaan lahan diasumsikan terjadi di bagian pinggir dari Kota Surakaria yang sebagian masih terdapat lahan pertanian sehingga mendorong terjadinya pemenuhan kebutuhan lahan di bagian pinggiran tersebut. Penelitian yang berjudul Perubahan Penggunaan Lahan Di Sebagian Kota Surakarta Tahun 1993-2003 ini dilaksanakan di Kota Surakarta yang meliputi 19 kelurahan di bagian pinggir. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui variasi bentuk dan luas perubahan penggunaan lahan yang terjadi serta persebaran keruangannya pada tahun 1993-2003, (2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan penggunaan lahan di daerah penelitian, (3) Mengetahui bentuk dan luas penyimpangan penggunaan lahan tahun 2003 terhadap RUTRK dan (4) Menyusun implikasi perubahan penggunaan lahan terhadap perencanaan wilayah dan tata ruang daerah setempat berdasarkan pada hasil penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data sekunder dengan metode analisis kuntitatif dan analisis kualitatif. Analisis kuantitatif dilakukan dengan dengan menggunakan analisis Korelasi Product Moment Pearson untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan. Variabel terpengaruh adalah bentuk dan luas perubahan penggunaan lahan, sementara variabel pengaruhnya adalah pertambahan jumlah rumah tangga, harga dasar tanah, ketersediaan fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, fasilitas perdagangan dan sarana transportasi. Analisis kualitatif digunakan untuk mendukung analisis statistik/kuantitatif serta untuk menjelaskan fenomena yang dikaji secara keruangan. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan yang dominan terjadi adalah mengikuti jalur transportasi. Luas perubahan penggunaan lahan dari tahun 1993-2003 di daeral? penelitian adalah sebesar 165,6 Ha. 57,85% dari luas lahan berubal? adalah menjadi perumahan, sedangkan luas perubahan penggunaan lahan yang terkecil adalah menjadi lahan industri yaitu sebesar 5,4% dari lahan berubah. Faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan di daerah penelititian antara lain pertambahan jumlah rumah tangga, harga dasar tanah, ketersediaan fasilitas kesehatan serta sarana transportasi. Penyimpangan penggunaan lahan terhadap RUTRK yang terluas adalah penggunaan lahan perumahan pada rencana lahan pertanian yaitu sebesar 302,6 Ha.
Surakarta City is one of the central for trade, industry, and education activities for its surrounding area. That city passed by all sorts of transportation routes and because of that, the city has high accessibility to support human mobility that can push optimalization and dynamic of the land use. The central of Surakarta City is an area wihich has dominated by built-up land so the land use change assumed has happened at the edge region of Surakarta City which a part of them still have agriculture land that it can push the fulfill of land needed in that edge region. The research titled The Land Use Change In A Part of Surakarta City From 1993-2003, was conducted in Surakarta City which involve 19 sub-district at the edge region. This research purpose to 1). Find out the shape and width of land use change variations and its spatial distributions from 1993-2003, 2). Find out the influence factors for land use activities in research area, 3). Find out the shape and width of land use deviation on 2003 toward RUTRK, and 4). Compose the implications of land use change toward regional planning and spatial structure of that area based on the research's result. The method used in this research is secondary data analysis with quantitative and qualitative analysis. Quantitative analysis was conducted by using Pearson's Product Moment Correlation and Spearman Correlation analysis in order to find out the factors that influence the land use change. Independent variable used in this research are the shape and width of land use change, and dependent variable are increase in the number of household, the land's basic price, availability of education, healthy, trad, transportation facilities and the length of street. Qualitative analysis used to support statistic/qualitative analysis and to explain the studied phenomenon spatially. The analysis unit that used in this research is sub-district. The research shows that the dominant land use change is follow the road. The land use change's width along 1993-2003 in research area is 165,6 Ha, where 57,85% was changed into housings and the least was change into industrial land (5,4% from the changed land). The factors that influence the land use change are increase in the number of household, the land's basic price, availability of healthy and transportation facilities. The largest land use deviation toward RUTRK is housing land use on agricultural land plan as 302,6 Ha.
Kata Kunci : Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan, Bagian Pinggir,Landuse, Landuse Change, The Edge Region