Laporkan Masalah

PROFILE OF HOMICIDE CASE EXAMINED AT INSTALLATION OF MEDICAL FORENSIC RSUP DR. SARDJITO IN 2010-2019

Fairuz Tsabita, dr. Ida Bagus Gede Surya Putra Pidada, Sp.F.M(K)., M.H; dr. Idha Arfianti Wiraagni, M.Sc., Sp.F., Subsp.P.F.(K), PhD.; dr. Martiana Suciningtyas Tri Artanti, Sp.F.

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Meningkatnya kepadatan penduduk setiap tahunnya mempengaruhi tingkat kejahatan, termasuk pembunuhan. Pembunuhan adalah tindak kriminal yang disengaja untuk menghilangkan nyawa orang lain. Tindakan ini mengakibatkan kematian atas 450,000 jiwa di seluruh dunia pada tahun 2021. Data terbaru dari WHO menunjukkan bahwa tingkat kasus pembunuhan per 100,000 penduduk di Indonesia adalah 4.29. Di Yogyakarta, jumlah kasus pembunuhan bervariasi setiap tahunnya. Dalam rentang 10 tahun dari 2010 hingga 2019, kasus tertinggi terjadi pada tahun 2013 sebanyak 12 kasus. Studi ini akan membahas profil korban pembunuhan yang dianalisis di instalasi forensik medis RSUP Dr. Sardjito pada periode 2010—2019.

Tujuan: Mendeskripsikan profil korban pembunuhan yang diperiksa di instalasi kedokteran forensik RSUP Dr. Sardjito dari tahun 2010 hingga 2019, khususnya aspek demografis dan karakteristik forensik korban pembunuhan.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder dari Visum et Repertum korban pembunuhan yang diperiksa di instalasi forensik medis RSUP Dr. Sardjito pada tahun 2010–2019.

Hasil: Dari 161 korban pembunuhan yang diperiksa di instalasi forensik medis RSUP Dr. Sardjito pada tahun 2010–2019, kasus tertinggi tercatat pada tahun 2013. Korban didominasi oleh laki-laki (53,4%), usia dewasa (67,1%), pekerja swasta (45,3%), menikah (19,3%), dan berpendidikan hingga SMP (4,3%). Sebagian besar korban dibunuh dengan trauma benda tumpul (57,1%), yang menyebabkan pendarahan (44,1%) dan mengakibatkan luka di area kepala dan leher (64,6%). Kejadian pembunuhan umumnya terjadi di luar ruangan (53,4%) dan pada malam hari (58,4%).

Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar korban pembunuhan yang diperiksa di unit forensik medis RSUP Dr. Sardjito adalah laki-laki, dewasa, pekerja swasta, menikah, berpendidikan hingga tingkat SMP, dibunuh dengan trauma tumpul, meninggal karena pendarahan, mengalami luka di area kepala dan leher, dibunuh di luar ruangan, dan pada malam hari.

Background: Increasing population density over years influences the crime rate, including homicide. Homicide is a compound criminal action of purposefully killing other people for personal reasons which accounts for more than 450,000 deaths worldwide in 2021. Latest data from WHO stated the rate of murder cases per 100,000 population in Indonesia is 4.29. In Yogyakarta, the number of homicide cases varies each year. In the span of 10 years from 2010–2019, the highest rate is in 2013 with 12 cases. This study will discuss the profile of homicide examined at the installation of medical forensic of RSUP Dr. Sardjito in 2010-2019.

Objective: To describe the profile of homicide victims examined at installation of medical forensic RSUP Dr. Sardjito from 2010 until 2019, especially its demographic aspect and forensic characteristics of homicide victims.

Method: This study is descriptive observational research with cross sectional design using secondary data from Visum et Repertum of homicide victim examined in Medical Forensic installation RSUP Dr. Sardjito in 2010-2019.

Result: From 161 homicide victims examined at installation of medical forensic RSUP Dr. Sardjito in 2010—2019, the highest case recorded was in 2013. The victim is dominated by male (53.4%), adult age (67.1%), private employed (45.3%), married (19.3%), and educated up to junior high school level (4.3%). Most of the victim were murdered by blunt force trauma (57.1%) which leads to bleeding (44.1%) and injured in head and neck area (64.6%). Homicide incident is commonly done outdoor (53.4%) and during night time (58.4%).

Conclusion: This research showed that the majority of homicide victim examined at installation of medical forensic RSUP Dr. Sardjito were were male, adult, private employed, married, have education status up to junior high school level, murdered by blunt force trauma, dead from bleeding, injured at head and neck area, killed outdoor, and during night time.

Kata Kunci : Forensic medicine, Homicide, Murder, Homicide profile

  1. S1-2026-496766-abstract.pdf  
  2. S1-2026-496766-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-496766-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-496766-title.pdf