Pola persebaran toko dan implikasinya terhadap peruntukan fungsi ruang di kota Purwokerto
Yosefin Atik Putranti, Lutfi Muta'ali, S.Si., M.T.
2005 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenelitian ini mengambil lokasi di sepanjang jalur transportasi di Kota Purwokerto. Keberadaan toko yang berada pada jalur transportasi sangat bervariasi, sehingga menimbulkan fenomena yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas toko, persebaran toko dan pola persebaran toko serta implikasinya terhadap peruntukan fungsi ruang di Kota Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian observasi dan wawancara dengan tokoh kunci. Teknik analisa data menggunakan analisis zonasi (pembentukan zone), analisis Statistik Deskriptif, Indeks Konsentrasi dan Analisis Peta. Analisis ini dimaksudkan untuk menjelaskan hasil penelitian. Penjelasan secara deskriptif dilakukan berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan, kondisi fisik daerah penelitian dan data yang bersifat kuantitatif. Jenis toko sangat beragam sehingga dalam penelitian ini hanya dibatasi pada 5 jenis toko yaitu toko buku, toko elektronik, toko bangunan, toko konveksi dan toko kelontong. Intensitas toko cenderung lebih tinggi di dekat pusat kota, terutama di jalan-jalan utama yang menjadi pusat segala aktivitas di Kota Purwokerto, antara lain Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Gatot Subroto yang merupakan pusat pendidikan dan pusat pemerintahan di Kota Purwokerto. Intensitas toko yang meningkat pada pusat kota dipengaruhi oleh memusatnya permukiman di pusat kota dan segala aktivitas dari ekonomi, perbankan, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan di pusat kota. Selain itu keberadaan Kampus Universitas Jendral Sudirman yang berada di pinggiran Kota Purwokerto bagian Utara menyebabkan intensitas toko juga meningkat pada jalur jalan yang melewati Kampus Universitas Jendral Sudirman, yaitu Jalan Soeparno, Jalan Prof. Dr. Bunyamin dan Jalan Kampus. Pola persebaran toko secara umum membentuk pola memanjang mengikuti jalur jalan dengan gejala perkembangan toko akan mengalami percampuran jenis toko terutama di daerah pusat kota. Sebagian besar jalan di Kota Purwokerto sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Kota Purwokerto, namun dalam perkembangannya masih diperlukan penataan kembali kawasan perdagangan agar tidak terkonsentrasi pada pusat kota tetapi lebih menyebar merata sampai pinggiran Kota Purwokerto.
The research was performed along the transportation line in Purwokerto. The existence of stores along the transportation line that is varied resulted in attractive phenomena to be analyzed. This research purposed to know intensities, spreading and the pattern of spreading of the stores and also implication on the space function in Purwokerto city. The research methods used observation and interview with key persons. The data analysis techniques were Zone Analysis (zone forming), Statistical-descpriptive, Concentration Index and Mapping Analysis. This analysis explained the research result. Descriptive explanation was based on the phenomenon in the field, phisycal condition of investigated areas and quantitative data. Stores were varied ini type so that in this research it was only limited to five types of stores, namely book stores, electronics stores, contruction materials stores, convection stores and sundry stores. The intensity of stores tended to be high near the downtown especially along the main streets, as the central of all activities in Purwokerto. Jalan Jendral Sudirman and Jalan Gatot Subroto were centres of educational and governmental activities in Purwokerto. The intensity of store spreads near downtown were influenced by the recidences concentrated in downtown as well as economic, banking, educational, health and governmental activities. Moreover, the existence of University of Jendral Sudirman campus in suburb of northern Purwokerto caused the intensity of stores increased on the lines passed in the campus, namely Jalan Soeparno, Jalan Prof. Dr. Bunyamin and Jalan Kampus. The pattern of store spreading formed along the pattern following the street line with the growing symptom of store which would get a fixing of kinds of stores, mainly in the downtown. Most of the streets in Purwokerto had been suitable with the planning of the city, but in the progress, the better planning for arranging the trading area was needed so it would not be concentrated in the downtown but would spread to the suburb.
Kata Kunci : Pola persebaran toko,Fungsi ruang kota,Purwokerto,DIY