Laporkan Masalah

Analisis Tren Kunjungan Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUP Dr. Sardjito dan RSA UGM : Analisis Data Sekunder dari Basis data Academic Health System UGM

Vivien Wijaya, Anis Fuad, S.Ked., DEA. ; dr. Ahmad Watsiq Maula, MPH

2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat global yang signifikan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Pemahaman mengenai tren kunjungan rumah sakit dan karakteristik pasien sangat penting untuk mendukung perencanaan serta alokasi sumber daya kesehatan.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren kunjungan kasus DHF serta karakteristik demografis dan sosioekonomi pasien di RSUP Dr. Sardjito dan RSA UGM Yogyakarta periode 2016–2021 menggunakan basis data Academic Health System (AHS). 

Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional retrospektif menggunakan data sekunder dari basis data AHS UGM. Subjek penelitian adalah seluruh pasien dengan diagnosis Demam Berdarah Dengue (ICD-10 A91) yang menjalani rawat inap di RSUP Dr. Sardjito dan RSA UGM pada tahun 2016–2021. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik menggunakan uji Chi-square, Mann–Whitney, serta regresi logistik.

Hasil: Sebanyak 1.077 pasien DBD dianalisis, dengan mayoritas dirawat di RSA UGM (76,9%). Kelompok usia terbanyak adalah remaja (13–25 tahun) sebesar 37,2?n pasien laki-laki lebih dominan (55,3%). Puncak kunjungan terjadi pada tahun 2019 (34,7%). Mayoritas pasien merupakan peserta BPJS kelas 3. Rata-rata lama rawat inap adalah 4,81 ± 1,79 hari. Luaran klinis didominasi oleh pasien hidup (98,8%), dengan angka mortalitas sebesar 1,2%.

Kesimpulan: Tren kunjungan kasus DBD menunjukkan pola fluktuatif dengan puncak pada tahun 2019. Faktor demografis seperti usia, jenis kelamin, serta kelas perawatan berperan dalam karakteristik pelayanan pasien DBD. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pelayanan dan kebijakan penanggulangan DBD berbasis data rumah sakit.

Kata kunci: Dengue Hemorrhagic Fever, tren kunjungan, Academic Health System, Yogyakarta.

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major public health problem in Indonesia and contributes significantly to the hospital service burden. Hospital claims data from the Academic Health System (AHS) UGM provide an opportunity to comprehensively analyze DHF visit trends.

Objective: To analyze visit trends and demographic and clinical characteristics of Dengue Hemorrhagic Fever patients at RSUP Dr. Sardjito and RSA UGM Yogyakarta from 2016 to 2021.

Method: This retrospective observational study used secondary data from the AHS UGM database. All hospitalized patients diagnosed with DHF (ICD-10 A91) during 2016–2021 were included. Data were analyzed descriptively and analytically using Chi-square, Mann–Whitney, and logistic regression tests.

Results: A total of 1,077 DHF patients were analyzed, with most treated at RSA UGM (76.9%). Adolescents aged 13–25 years accounted for the largest proportion (37.2%), and male patients predominated (55.3%). The highest number of visits occurred in 2019 (34.7%). Most patients were BPJS class 3 members. The mean length of stay was 4.81 ± 1.79 days. Most patients survived (98.8%), with a mortality rate of 1.2%.

Conclusion: DHF visit trends showed a fluctuating pattern with a peak in 2019. Demographic factors such as age, sex, and care class influenced DHF service characteristics. These findings may support hospital-based planning and dengue control policies.

Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, visit trends, Academic Health System, Yogyakarta.

Kata Kunci : Demam Berdarah, Dengue, Demografi, Rumah Sakit, Kunjungan Pasien

  1. S1-2026-494314-abstract.pdf  
  2. S1-2026-494314-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-494314-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-494314-title.pdf