Laporkan Masalah

Perbandingan Daya Larvisidal Ocimum Basilicum Terhadap Larva Aedes Aegypti Dalam Beda Rentang Waktu Penyimpanan Ekstrak Di Laboratorium

Linny Tarida, dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc. ; dr. Tridjoko Hadianto, DTM & H, M.Kes.

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Demam berdarah dengue adalah salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Nyamuk Aedes aegypti sangat berperan penting dalam penyebaran penyakit. Berbagai cara diupayakan untuk menanggulangi penyakit DBD. Upaya pemberantasan nyamuk Aedes aegypti secara insekta ternyata banyak menimbulkan masalah, diantaranya pencemaran lingkungan dan resistensi serangga terhadap insektisida yang dipakai. Penanggulangan untuk memutuskan rantai penularan yang ditujukan pada vektor dan lingkungannnya, dicari alternatif lain dengan menggunakan bioinsektisida yang berasal dari senyawa bioaktif dari tumbuhan yang mempunyai daya insektisida yang mudah mengalami biodegradasi dalam alam, sehingga ramah lingkungan. Ocimum basilicum (selasih) telah terbukti mempunyai daya bunuh efektif terhadap larva Aedes aegypti. Namun sampai saat ini belum ada keterangan mengenai perbedaan keefektifan daya guna ekstrak Ocimum basilicum yang baru dibuat dengan yang telah disimpan lama dalam membunuh larva Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya larvasida terhadap nyamuk Aedes aegypti dalam beda rentang waktu penyimpanan ekstrak Ocimum basilicum di laboratorium. Dalam hal ini penelitian bersifat eksperimental. Subyek penelitian ini adalah larva instar III yang dipapar dengan ekstrak Ocimum basilicum pada dosis sub letal (LC50) yang telah disimpan satu minggu, dua minggu, tiga minggu, empat minggu, lima minggu dan 6 minggu. Sedangkan sebagai kontrol adalah larva yang dibiarkan hidup di air biasa. Tiap sampel berisi 25 ekor larva dengan 3 kali replikasi. Setelah dipapar satu hari kemudian dihitung rata-rata banyaknya larva yang mati dari ketiga replikat tersebut. Data yang ada diolah dengan analisa varian satu jalan dan Tukey’s HSD test. Hasil penelitian ini setelah datanya dianalisa dengan analisa varian satu jalan menunjukkan perbedaan yang sangat bermakna, selanjutnya dianalisa dengan Tukey’s HSD test. Hasil dengan menggunakan Tukey’s HSD test menunjukkan bahwa ada pengaruh lama penyimpanan ekstrak Ocimum basilicum terhadap larva nyamuk Aedes aegypti yang disimpan di laboratorium.

Kata Kunci : Larva Aedes Aegypti, Larvisidal Ocimum Basilicum

  1. S1-FKU-1998-LinnyTarida-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1998-LinnyTarida-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1998-LinnyTarida-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1998-LinnyTarida-Title.pdf