PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI POROUS BIPHASIC CALCIUM PHOSPHATE BONEGRAFT DARI NATURAL BIOLOGICAL ORIGIN RAW MATERIAL UNTUK APLIKASI BIOMEDIS
Muhammad Irfan A., Ir. Muhammad Kusumawan Herliansyah S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINBanyaknya permasalahan kesehatan tulang saat ini memacu pengembangan teknologi biomaterial sintetis, sebagai salah satu solusinya adalah Hydroxyapatite (Ca10(PO4)6(OH2), HA). Mineral yang terkandung dalam HA memiliki kemiripan dengan mineral tulang manusia, komposisi dan morfologi yang sesuai, bioaktif, dan tidak bersifat racun. Tetapi, HA memiliki kelemahan pada masa peluruhan bahan yang lama, sehingga dapat menghambat pertumbuhan jaringan baru. Material lain yang digunakan sebagai biodegradable bone substitute yaitu Tri Calcium Phosphate (TCP) memiliki penerimaan pada tubuh hampir sama baiknya dengan HA tetapi memiliki waktu peluruhan cepat, sehingga bahan telah habis sebelum jaringan baru terbentuk. Para peneliti kemudian mengembangkan Biphasic Calcium Phosphate (BCP) yang merupakan gabungan dari sifat HA dan TCP sehingga waktu peluruhan dapat sesuai dengan pertumbuhan jaringan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembuatan BCP dengan metode kalsinasi. Sampel berupa porous bovine bone dikalsinasi pada variasi temperatur 1000, 1100, 1200, 1300 dan 1400oC dengan menggunakan electric furnace. Laju Pemanasan kalsinasi sebesar 5oC/menit dan ditahan selama 2 jam. Hasil kalsinasi bahan dilakukan beberapa pengujian untuk mengetahui karakterisasi bahan. Pengujian XRD untuk mengetahui senyawa yang terkandung FTIR dilakukan untuk mengetahui ikatan ion yang ada pada bahan dan SEMEDX untuk mengetahui struktur mikro dari bahan hasil kalsinasi. Hasil pengujian menunjukkan Peak TCP terbanyak ada pada sampel dengan kalsinasi temperatur 1200oC dan temperatur 1300oC yang didominasi oleh ?TCP. Sampel pada temperatur kalsinasi 1100oC merupakan sampel yang memiliki peak TCP paling sedikit dengan hanya 1 peak TTCP. Gugus OH, PO4 3 dan PO (anti symmetric) terbentuk sesuai dengan senyawa HA diperkuat dengan hasil pengujian FTIR yang dilakukan. Adanya senyawa HA dan TCP dalam bahan menunjukkan keberhasilan metode pembuatan BCP dengan kalsinasi dalam bentuk porous.
Kata Kunci : bovine bone, hydroxyapatite, TCP, BCP, kalsinasi.