Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit (Curcuma Domestica Val.) dan Tepung Cabai (Capsicum annuum L.) dalam Ransum Terhadap Kualitas Eksternal dan Internal Telur Ayam Petelur Strain Lohmann Brown
Najwa Maulidka, Dr. Ir. Heru Sasongko, M.P.
2026 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Kunyit dan cabai merah memiliki fungsi utama yang hampir
mirip yaitu antimikroba dan antioksidan. Diharapkan kedua herbal tersebut mampu
memberikan efek sinergis melalui optimalisasi metabolisme dan penyerapan
nutrien sehingga dapat meningkatkan kualitas telur sebagai produk utama ayam
petelur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efek penambahan tepung
kunyit dan tepung cabai merah serta kombinasi keduanya dalam ransum ayam
petelur terhadap kualitas eksternal dan internal telur. Sebanyak 100 ekor ayam
petelur betina strain Lohmann Brown berumur 49 minggu dipelihara dalam
kandang baterai individual dan diberikan 4 perlakuan pakan, yaitu PO
= 100% pakan basal; PK = 99,5% pakan basal + 0,5% tepung kunyit; PC = 99,5%
pakan basal + 0,5% tepung cabai; PKC = 99% pakan basal + 0,5% tepung kunyit +
0,5% tepung cabai, dengan 5 replikasi. Data yang diambil adalah berat telur, berat jenis telur,
berat kerabang yang diuji dengan uji ANOVA Welch (homogenitas P<0>albumen, indeks yolk, warna yolk, dan
nilai Haugh Unit diuji dengan uji
ANOVA dan uji lanjutan DMRT. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan ketiga
perlakuan meningkatkan warna yolk dan perlakuan tepung cabai meningkatkan
indeks telur secara signifikan. Kesimpulannya, penambahan tepung kunyit dan
tepung cabai merah serta kombinasi keduanya meningkatkan indeks telur dan warna yolk, namun belum memberi perbedaan
nyata terhadap berat telur, berat jenis telur, berat kerabang, ketebalan
kerabang, indeks albumen, indeks yolk, dan Haugh Unit.
Turmeric and red chili have almost similar main functions, antimicrobial and antioxidant. It is hoped that these two herbs can provide synergistic effects through the optimization of metabolism and nutrient absorption, thereby improving the quality of eggs as the main product of laying hens. This study aims to determine the effect of adding turmeric powder and red chili powder, as well as a combination of both, to the feed of laying hens on the external and internal quality of eggs. A total of 100 Lohmann Brown laying hens aged 49 weeks were kept in individual battery cages and given four feed treatments: PO = 100?sal feed, PK = 99.5?sal feed + 0.5% turmeric powder, PC = 99.5?sal feed + 0.5% chili powder, PKC = 99?sal feed + 0.5% turmeric powder + 0.5% chili powder, with 5 replicates. The data collected were egg weight, egg specific gravity, and shell weight, which were tested using Welch's ANOVA (homogeneity P<0>
Kata Kunci : ayam petelur, cabai merah, kualitas eksternal telur, kualitas internal telur, kunyit, strain lohmann brown