Efektivitas Penggunaan Booklet Edukasi terhadap Manajemen Diri Pasien Kanker Tiroid yang Mendapatkan Terapi Ablasi Yodium-131
Nur Daljito, Prof. Dr. Christanttie Effendy. S.Kp., M.Kes; Ns. Santi Wahyuningsih, S.Kep., M.Kep., Sp.Onk
2025 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar
Belakang : Kanker tiroid merupakan salah satu kanker dengan
insidensi yang terus meningkat di Indonesia. Terapi ablasi yodium-131 pada
kanker tiroid memiliki efek samping dan ketidaktepatan manajemen diri pasien
sering menjadi kendala dalam keberhasilan pengobatan. Edukasi melalui media booklet
dapat membantu pasien dalam meningkatkan manajemen diri mereka selama menjalani
terapi ablasi yodium-131.
Tujuan
Penelitian : Mengetahui efektivitas penggunaan booklet edukasi
terhadap peningkatan manajemen diri pasien kanker tiroid yang mendapatkan
terapi ablasi yodium-131 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.
Metode
: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan Non-equivalent
Control Group Design. Sampel terdiri dari 63 pasien (31 kontrol dan 32 intervensi) kanker tiroid yang menjalani
terapi ablasi yodium-131 di ruang rawat inap radioaktif RSUP Dr. Sardjito,
dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Patient
Activation Measure (PAM-13). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon
dan Mann-Whitney.
Hasil
: Pada kelompok intervensi, rerata skor manajemen diri sebelum diberikan
booklet edukasi adalah 62,31 + 13,63 dan setelah diberikan booklet
menjadi 69,49 + 17,05. Pada kelompok kontrol, rerata skor sebelum
edukasi adalah 68,55 + 14,67 dan setelah edukasi menjadi 65,99 +
13,06. Selisih skor manajemen diri kelompok intervensi +7,18 + 19,43 lebih
tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol -2,57 + 16,59. Namun, secara
statistik tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p=
0,062).
Kesimpulan : Booklet edukasi cenderung meningkatkan manajemen diri pasien kanker tiroid yang mendapatkan terapi ablasi yodium-131, namun peningkatan tersebut belum terbukti signifikan secara statistik.
Background:
Thyroid cancer is a cancer with a
steadily increasing incidence in Indonesia. Iodine-131 ablation therapy for
thyroid cancer has side effects, and inadequate patient self-management often
hinders treatment success. Education through booklets can help patients improve
their self-management during iodine-131 ablation therapy.
Objective:
To determine the effectiveness of educational booklets in improving
self-management among thyroid cancer patients undergoing iodine-131 ablation
therapy at Dr. Sardjito General Hospital in Yogyakarta.
Methods:
This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group
design. The sample consisted of 63 patients (31 controls and 32 interventions)
with thyroid cancer undergoing iodine-131 ablation therapy in the radioactive
inpatient ward of Dr. Sardjito General Hospital, selected using purposive
sampling. The research instrument used the Patient Activation Measure (PAM-13)
questionnaire. Data analysis was performed using the Wilcoxon and Mann-Whitney
tests.
Results:
In the intervention group, the mean self-management score before the
educational booklet was given was 62.31 + 13.63, and after the booklet
was given, it became 69.49 + 17.05. In the control group, the mean score
before education was 68.55 + 14.67, and after education, it became 65.99
+ 13.06. The difference in self-management scores in the intervention
group +7.18 + 19.43 was higher than that in the control group -2.57 +
16.59.
Conclusion: Educational booklets tended to improve self-management in thyroid cancer patients receiving iodine-131 ablation therapy, but this improvement was not statistically significant.
Kata Kunci : Booklet edukasi, manajemen diri, kanker tiroid, terapi ablasi yodium-131, quasi eksperimen