Laporkan Masalah

Evaluasi kemampuan dan kesesuaian lahan untuk arahan penggunaan lahan di daerah kecamatan Imogiri kabupaten Bantul propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Nolianto Ananda, Drs. Jamulya, M.S.

2003 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Kenaikan jumlah penduduk telah menyebabkan semakin meningkatnya tekanan terhadap penggunaan lahan. Kenyataan menunjukkan bahwa sebagian penggunaan lahan untuk pertanian yang ada tidak sesuai dengan kemampuan lahannya, hal ini menimbulkan erosi dan kerusakan tanah. Oleh karena itu dilakukan evaluasi lahan yang mencakup kemampuan lahan dan kesesuaian lahan untuk pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menentukan subkelas kemampuan lahan dan subkelas kesesuaian lahan berupa tanaman semusim dan tanaman tahunan, 2) Melakukan evaluasi terhadap kesesuaian penggunaan lahan yang ada dengan kelas kemampuan lahan dan kelas kesesuaian lahan aktualnya, 3) Menentukan arahan penggunaan lahan berdasarkan tingkat kemampuan dan kesesuaian lahan. Data primer diperoleh dari pengamatan, pengukuran, wawancara di lapangan dan uji laboratorium sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait. Pengambilan sampel yang didasarkan pada satuan lahan dengan cara acak berstrata (Stratified Random Sampling). Penentuan kelas kemampuan dan kesesuaian lahan menggunakan software ALES (Automatic Land Evaluation System) dan pembuatan peta menggunakan metode GIS (Geographical Informatyion System). Has?l penelitian menunjukkan kelas kemampuan lahan berkisar dari subkelas Ilo hingga Viir/ke, subkelas kesesuaian lahan berkisar dari kelas S3cn hingga N2rs untuk semua tanaman, daerah yang masih dapat dikembangkan untuk usaha pertanian dengan mengabaikan areal permukiman seluas 845,87 ha atau 22,47%, sedangkan daerah yang tidak dapat dikembangkan untuk daerah pertanian tetapi masih juga diusahakan untuk daerah pertanian. 2919,04 ha atau 77,53%.

Increasing in number of inhabitan has imposed to increasing more stress to land use. Actually, there any land use for agriculture is not suitable with its land capability, it is cause erosion and destruction to the land. Then it is need to be evaluated for land capability and land suitability for agriculture. The purpose of this research 1) Deciding sub-class land capability and land suitability for seasoning and non-seasoning plant, 2)Evaluation for existing landuse suitability with land capability and actual land suitability, 3) Deciding the aim of land use purpose basically to the level of land capability and land suitability. Primary data is got fom observation, measuring, interview in the field and laboratory test, while secondary data is got from related agency. Stratified Random Sampling does sampling that basically to land unit. Land capability and suitability class deciding use ALES (Automatic Land Evaluation System) software and mapping use GIS (Geographical Information System) method. The result shows land capability classes range between class llo to VIlr/ke, land suitability classes between $3cn (marginally suitable) to N2rs (permanently not suitable) for all type of land use, area that still can exploited for agriculture not including settement area is 845.87 ha or 22.47%, while area that can not be exploited for agriculture but possible to made agriculture field is 2919.04 ha or 77.53%.

Kata Kunci : Evaluasi kesesuaian lahan,Kemampuan lahan,penggunaan lahan,Imogiri,Bantul,DIY

  1. S1-2003-115294-Abstract.pdf  
  2. S1-2003-115294-Bibliography.pdf  
  3. S1-2003-115294-TableofContent.pdf  
  4. S1-2003-115294-Title.pdf