PENGARUH DURASI SLAGBALL BLASTING DAN ELECTROPOLISH TERHADAP STRUKTUR MIKRO, STRUKTUR MAKRO, KEKASARAN, DAN KEKERASAN BAJA TAHAN KARAT AISI 316L
Isa Adi Baruna , Prof. Dr. Ir. Suyitno, ST. M.Sc
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINBaja tahan karat AISI 316L telah digunakan secara luas, antara lain digunakan di indistri kimia, bahan konstruksi, perabot dapur, trubin, mesin jet, komponen kendaraan, dan peralatan medis. Baja tahan karat AISI 316L dapat ditingkatkan sifat mekaniknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi slagball blasting terhadap struktur mikro, kekasaran, dan kekerasan baja AISI 316L serta mengetahui pengaruh durasi electropolish terhadap struktur makro, kekasaran, dan kekerasan baja AISI 316L. Proses slagball blasting dilakukan pada baja AISI 316L dengan menggunakan slagball berdiameter < 0,6 mm, 0,6 – 1 mm, dan 1- 2 mm. Durasi slagball blasting adalah selama 150, 300, 450, dan 600 detik. Proses electropolish dilakukan dengan menggunakan tegangan sebesar 9,5 Volt, jarak antara anoda katoda adalah 1 cm, dan menggunakan larutan H2SO4. Proses selanjutnya adalah dengan memilih parameter kekerasan dan kekasaaran terbaik dari proses slagball blasting, kemudian melakukan proses electropolish. Durasi electropolish adalah selama 300, 600, 750, dan 1200 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberi perlakuan slagball blasting terjadi pengecilan ukuran butir, terjadi perubahan nilai kekasaran Ra bervariasi (dari 2,96 µm menjadi 1,32 µm – 4,82 µm), dan terjadi peningkatan nilai kekerasan mikro (dari 1,81 GPa menjadi 1,75 GPa – 3,27 GPa). Perlakuan slagball blasting dan electropolish dapat mengubah stuktur makro permukaan menjadi lebih halus, perubahan nilai kekasaran Ra (dari 2,96 µm menjadi 0,12 µm – 2,18 µm), dan nilai kekerasan mikro cenderung dengan variabel kontrol.
Kata Kunci : baja AISI 316L, sandblasting, slagball,electropolish, struktur mikro, kekasaran mikro, kekerasan mikro, ketahanan korosi.