Pendapatan perempuan pekerja tidak tetap perkebunan tembakau vorstenlanden di desa Pandes dan desa Sembung kecamatan Wedi kabupaten Klaten Jawa Tengah
Muhammad Fuad Afianto, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.
2003 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANKegiatan perkebunan tembakau di PTP Wedi Birit memberi kesempatan kerja bagi perempuan di Desa Pandes dan Desa Sembung. Pekerjaan ini dibutuhkannya karena kondisi sektor pertanian, yang tidak mampu diandalkan sebagai sumber pendapatan rumah tangga. Pendapatan yang diperoleh perempuan pekerja tidak tetap perkebunan tembakau yang berasal dari berbagai aktivitas ekonomi yang dilakukan dalam satu musim merupakan dasar pada penelitian yang berjudul Pendapatan Perempuan pekerja Tidak Tetap Perkebunan Tembakau Vorstenlanden di Desa Pandes dan Desa Sembung Kec. Wedi, Kab Klaten Jawa Tengah". Tujuan penelitian ini adalah: pertama, untuk mengetahui besarnya pendapatan perempuan pekerja tidak tetap perkebunan tembakau, baik dari gudang, kebun tembakau dan dari sumber pendapatan lain. Kedua, untuk mengkaji pula faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan perempuan pekerja tidak tetap perkebunan tembakau di Desa Pandes dan Desa Sembung. Metode survei dipakai dalam penelitian melalui kombinasi antara pendekatan kuantitatif dengan pendekatan kualitatif. Daerah penelitian ditentukan secara purposif, yaitu berdasarkan pertimbangan bahwa kedua wilayah itu mempunyai banyak perempuan pekerja tidak tetap dengan karakteristik wilayah yang berbeda. Di Desa Pandes terdapat perempuan pekerja tidak tetap sebanyak 56 pekerja dan di Desa Sembung terdapat 44 pekerja. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik quota sampling dan pengambilan data dilakukan dengan kuisioner. Jumlah sampel sebanyak 80 pekerja, masing masing 40 pekerja mewakili Desa Pandes dan 40 pekerja mewakili Desa Sembung. Analisa data yang digunakan adalah analisis frekuensi untuk mengetahui karakteristik suatu variabel dan tabel silang untuk mengamati hubungan antara dua variabel. Uji statistik yang digunakan adalah uji T-test untuk menguji perbedaan pendapatan menurut curahan waktu kerja dalam satu minggu dan perbedaan pendapatan menurut variasi jenis pekerjaan. Uji korelasi pearson untuk menguji hubungan antara pendapatan dengan umur, dan hubungan antara pendapatan dengan curahan waktu kerja dalam satu musim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja perempuan mempunyai umur usia produktif, berstatus kawin, berpendidikan tamat SD, dan tidak memiliki ketrampilan khusus. Kedua, terdapat ketergantungan yang besar para pekerja tidak tetap terhadap perkebunan tembakau. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa : Pertama, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan dan umur pekerja. Kedua, terdapat perbedaan pendapatan menurut curahan waktu kerja dalam satu musim di Desa Pandes dan Desa Sembung. Ketiga, terdapat perbedaan pendapatan menurut curahan waktu kerja dalam seminggu di Desa Pandes tetapi di Desa Pandes tidak terdapat perbedaan antara kedua variabel diatas. Keempat, tidak terdapat perbedaan menurut variasi jenis pekerjaan di Desa Pandes tetapi terdapat perbedaan pendapatan menurut variasi jenis pekerjaan di Desa Sembung. Implikasi yang bisa diterapkan adalah peningkatan upah minimum bagi pekerja dan dipertahankannya prioritas kesempatan kerja di perkebunan bagi penduduk Kecamatan Wedi.
Tobacco plantation activity in PTP Wedi Birit has provided job opportunity for women in Pandes and Sembung Villages. This job is needed because the condition of the agricultural sector cannot be able mainly to support the resource of household's income. The incomes were obtained by unsettled tobacco plantation women labor, that origin from any economic activity in one season was the basic to do the research entitled: "The Income of Unsettled Vorstenlanden Tobacco Plantation Women Labor in Pandes dan Sembung Village, Wedi Sub District of Klaten Regency Central Java. The objectives of this research are: firstly, to discover unsettled tobacco plantation women labor incomes included from warehouse, tobacco gardening and other resource incomes. Second, to investigate factors affects the income of unsettled tobacco plantation women labor in Pandes and Sembung Villages. The survey method was used in the research with combined quantitative approach and qualitative approach. The research area was decided by purposively, that both villages have a large amount of unsettled women labor and have different region characteristic. There are 56 unsettled tobacco women in Pandes Village and 44 unsettled tobacco women in Sembung Village. The respondents are determined by quota sampling technique, number of the samples were 80 labors, consisted of 40 labor of Pandes Village and 40 labor of Sembung Village. Data was analyzed by frequency analysis to know variable characteristic and and cross table to observe relations between two variables. Statistically T Test was used to discover income difference according work time spent on a week, and income difference according job kind variation. Correlation test was used to analyze relation between income and age, and relation between incomes and work time spent on one season. The result of the research shows that: mostly, women labor on productive age, married status, elementary school graduation, unskilled labor and very depend on tobacco plantation. The results of statistic test show: First, there is no significant relation between income and age labor. Second, there is positive and significance relation between income and work time spent on one season in Pandes and Sembung Villages. Third, there is difference income according work time spent on a week in Pandes Village but there is no difference income according work time spent on a week in Sembung. Fourth, there is no significance difference income according job kind variations in Pandes Village but there is significance difference income according job kind variations in Sembung Village. Implications, which can be applied are an increasing minimum fee for the workers and to hold out priority of job opportunity on tobacco plantation for Sub district Wedi population
Kata Kunci : Pendapatan perempuan pekerja,Pekerja tidak tetap,Wedi,Kalten,Jawa Tengah