Efektivitas Psikoedukasi Daring Synchronous Berbasis Modul Gadjah Mada Anxiety Intervention for Medical Students (GAMA-AIMS) terhadap Tingkat Pengetahuan Kecemasan Mahasiswa Kedokteran FK-KMK UGM
SEPTESWA MULATARUM JATI, Dr. dr. Andrian Fajar Kusumadewi, M.Sc., Sp.KJ; dr. Afkar Aulia, M.Sc., Sp.KJ; Dr. dr. Ronny Tri Wirasto, Sp.KJ
2026 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang: Gangguan kecemasan merupakan masalah
kesehatan mental yang paling sering dialami mahasiswa (41,6%), dengan mahasiswa
kedokteran sebagai kelompok paling rentan. Peningkatan pengetahuan tentang
kecemasan penting untuk memperkuat kemampuan kognitif serta membantu mahasiswa
dalam mengelola kondisinya. Psikoedukasi merupakan salah satu metode yang
terbukti dapat menurunkan kecemasan sekaligus meningkatkan pengetahuan. Sebagai
upaya menurunkan kecemasan mahasiswa kedokteran, disusun modul Gadjah Mada
Anxiety Intervention for Medical Students (GAMA-AIMS). Modul GAMA-AIMS dapat
digunakan sebagai panduan bagi terapis dalam pelaksanaan psikoedukasi secara
daring synchronous melalui Zoom. Untuk itu, efektivitas psikoedukasi daring synchronous
berbasis modul GAMA-AIMS terhadap tingkat pengetahuan kecemasan mahasiswa
kedokteran ini perlu diketahui.
Tujuan: Mengetahui efektivitas psikoedukasi daring
synchronous berbasis modul GAMA-AIMS terhadap peningkatan pengetahuan kecemasan
mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM.
Metode: Penelitian menggunakan desain
kuasi-eksperimen pretest-posttest dengan kuesioner pengetahuan kecemasan.
Subjek penelitian adalah mahasiswa kedokteran FK-KMK UGM angkatan 2017–2021
dengan skor GAD-7 ? 5. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed
Rank Test melalui SPSS.
Hasil: Rata-rata skor pengetahuan kecemasan meningkat dari 60,846 ± 14,294 sebelum intervensi menjadi 69,302 ± 10,364 sesudah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi (p<0>
Kesimpulan: Psikoedukasi daring synchronous berbasis
modul GAMA-AIMS efektif meningkatkan pengetahuan kecemasan pada mahasiswa
kedokteran FK-KMK UGM.
Kata Kunci: Psikoedukasi, Pengetahuan, Kecemasan,
Mahasiswa Kedokteran, GAMA-AIMS
Background: Anxiety disorders are the most
common mental health problems among university students (41.6%), with medical
students being particularly vulnerable. Increasing knowledge about anxiety is
essential to strengthen cognitive abilities and help students manage their
condition. Psychoeducation is one method proven to reduce anxiety while
improving knowledge. To reduce anxiety in medical students, the Gadjah Mada
Anxiety Intervention for Medical Students (GAMAAIMS) module was developed. The
GAMA-AIMS module can be used as a guide for therapists in conducting
synchronous online psychoeducation via Zoom. Therefore, it is important to
determine the effectiveness of synchronous online psychoeducation based on the
GAMA AIMS module on the level of anxiety knowledge of medical students.
Objective: To determine the effectiveness
of synchronous online psychoeducation using the GAMA-AIMS module in improving
anxiety knowledge among medical students at FK-KMK UGM.
Methods: This study employed a
quasi-experimental pretest-posttest design with an anxiety knowledge
questionnaire. Participants were FK-KMK UGM medical students from the 2017–2021
cohorts with GAD-7 scores ? 5. Data analysis was conducted using the Wilcoxon
Signed Rank Test through SPSS.
Results: The average knowledge score increased from 60.846 ± 14.294 before the intervention to 69.302 ± 10.364 after the intervention. The Wilcoxon test showed a statistically significant difference between pre-intervention and post-intervention scores (p<0>
Conclusion: Synchronous online
psychoeducation based on the GAMA-AIMS module is effective in improving anxiety
knowledge among medical students at FKKMK UGM.
Keywords: Psychoeducation, Knowledge,
Anxiety, Medical Students, GAMA-AIMS
Kata Kunci : Psikoedukasi, Pengetahuan, Kecemasan, Mahasiswa Kedokteran, GAMA-AIMS