Kestabilan Lereng Dan Faktor Penyebab Gerakan Tanah Di Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Lindung Freedom Boimau, Ir. Hendy Setiawan, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM ; Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng., IPM
2026 | Tesis | S2 Teknik Geologi
Desa Noelmina merupakan salah satu desa
yang berada di Kabupaten Kupang yang sangat rentan terjadi gerakan tanah.
Bencana gerakan tanah yang terjadi di desa Noelmina terjadi pada tanggal 17
Februari 2023 yang mengakibatkan jalan trans Timor raya terputus. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya gerakan tanah
di Desa Noelmina. Faktor pengontrol dan pemicu terjadinya gerakan tanah di Desa
Noelmina yang ditentukan dari hasil pemetaan geologi, struktur geologi,
kemiringan lereng, curah hujan dan tata guna lahan dan pengujian hasil
laboratorium, antaralain: analisis ayakan dan hydrometer, Atterberg limit, uji sifat fisik tanah dan batuan,
dan analisis X-ray diffraction. Hasil penelitian menunjukan bahwa gerakan tanah yang
terjadi di lokasi penelitian disebabkan oleh beberapa faktor yakni kondisi
geologi berupa batulempung karbonatan Bobonaro, batulempung karbontan Noele,
dan endapan alluvial.
Kejadian gerakan tanah di lokasi penelitian terjadi
pada formasi Bobonaro yang mempunyai litologi berupa
batulempung karbonatan Bobonaro, selain
itu kondisi kemiringan lereng juga sangat berpengaruh pada kejadian gerakan
tanah di lokasi penelitian, struktur geologi berupa kekar yang berkembang di
lokasi penelitian juga menyebabkan terjadinya gerakan tanah di lokasi
penelitian di mana air masuk ke dalam tubuh batuan dan menambah beban pada
lereng yang mengalami longsor sedangkan faktor pemicu terjadinya gerakan
tanah pada lokasi
penelitian disebabkan oleh total curah hujan yang tertinggi
terjadi pada bulan Februari tahun 2023 yaitu sebesar 463 mm. Kejadian longsor
terjadi pada tata guna lahan hutan yang berbatasan langsung dengan permukiman
serta jalan raya penghubung beberapa kabupaten sehingga sangat rentan menyebabkan korban
jiwa. Selain itu kehadiran mineral
lempung ekspansif yaitu montmorillonite,
kaolinite, illite sangat berpengaruh dalam kejadian gerakan tanah di lokasi
penelitian berdasarkan hasil analisis kestabilan lereng didapatkan kondisi yang
tidak stabil pada lereng yang mengalami gerakan tanah sehingga setelah
dilakukan pemasangan kawat bronjong pada lereng yang mengalami gerakan tanah
serta pembuatan terasering pada lereng utama mendapatkan nilai faktor keamanan
di atas 1,5.
Noelmina
Village is one of the villages in Kupang Regency that is very susceptible to
land movement. The landslide disaster
that occurred in Noelmina village
occurred on February 17 2023, resulting in the Trans
Timor Highway being cut off. The aim of this research is to determine the factors causing
land movement in Noelmina Village.
The controlling factors
and triggers for land
movement in Noelmina Village are
determined from the results of
geological mapping, geological structure, slope slope, rainfall
and land use and laboratory testing results,
including: sieve and hydrometer analysis, Atterberg limits, soil and rock
physical properties tests, and X-ray diffraction analysis. The research results show that the ground movement
that occurred at the research
location was caused by several
factors, namely geological conditions in the form of Bobonaro
carbonate mudstone, Noele
carbonate mudstone, and alluvial deposits. The landslide incident
at the research location
occurred in the Bobonaro formation which has a lithology in the form
of Bobonaro carbonate mudstone. Apart from that, the condition of the slope also greatly influences the occurrence of ground movement
at the research location. The geological structure in the form of
joints that develops at the research location also causes ground movement
at the research location where water enters the rock body and increases the load
on the slope that experiences landslides, while the triggering factor for ground
movement at the research
location is caused
by the highest total rainfall
which occurred in February 2023, namely 463 mm. Landslides occur in
forest land uses that are directly adjacent to settlements and on highways
connecting several districts, making them very vulnerable to causing
fatalities. Apart from that, the presence of expansive clay minerals, namely
montmorillonite, kaolinite, illite, is very influential in the occurrence of landslide at the research
location. Based on the results
of slope stability analysis, unstable conditions were found on slopes that
experienced ground movement, so that after installing gabion wire on slopes that experienced landslide
and making terracing on the main slope, the factor of safety value was above
1.5.
Kata Kunci : kestabilan lereng, gerakan tanah, faktor pemicu, XRD,Noelmina