Laporkan Masalah

Kajian pemrosesan citra digital hiperspektral CASI untuk pemetaan tutupan dasar laut dangkal optik di pulau Kelapa dan Harapan kepulauan Seribu DKI Jakarta

Muhammad Barmawi, Dr. Hartono, DEA., DESS.; Drs. Retnadi Heru Jatmiko, M.Sc.

2002 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Kepulauan Seribu telah lama dikenal sebagai daerah woata dengan keindahan alam lauttya. Terumbu karang, ikan, dan chyuk bawah last laintys menarik untuk diekpri Salah satu fagian Kepulauan Seribu yang sangat padat penduduknya adalah Pulau Kalapa dan Pulau Harapen. Tentunya kondisi ini berpengaruh baik buruk terhadap lingkungan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memetukan konsadi tutupan dasar perninus laut dangkal pulau-pulau tersebut, yang kasilnya diharapkan menjadi masukan bagi pengambil kobijakan Citra penginderaan jauh dapat memberikan informasi koodisi permukaan bum wars sinoptik tanpa harus kootak langsung terhadap obyek tersebut (lagungan) Hal ini memberikan peluang pemanfaatannya untuk digunakan dalam memetakan kondisi dasar perairan laut dangkal. Karakteristik obyek laut yang khas berbeda dari daratant adanya algoritma baru dalam upaya ekstraksi infirmasi dari data penginderaan jauh Citra penginderaan jauh hiperspektral CASI memiliki berbagai keunggulan spektral, spasial, den nadiometrik yang diharapkan mampu mametakan obyek itupan dasar last pada tingkat akurssi yang ting Metode pengolahan kenal, seperti koneksi rametri, gori dilakukan pertama kali terhadap cara asli. Untuk memfokuskan pemrosesan hanya pada durah yang dikaji digunakan citra masker. Transformasi Mi Note Fraction (MNE) digunakan untuk mengurangi gangguan foise) terhadap sins sekaligus untuk mengurangi ukuran file (Byte). Selain itu juga dilakukan perhitungan nilai Optimum Anice Factor (OF) untuk memilih kombinasi citra yang paling baik. Sebagai masukan dalan proses klasifikasi digunakan data lapangan yang diambil berdasarkan sampel scak bertingkat yang posisinya dicatat dengan global portiontog rystem (GPS) Bersama data lapangan, teknik-knik pengambilan sampel standar, yaitu menggunakan diagram pescar, kurva pastuben, dan citra komposit juga dilibadian dalam pengambilan sampel Sampel-sampel digi katerpisahannya munggunakan nilai Jeffrey Matusita Klasifikasi serhadap citra CAST untuk mendapatkan kelas-kelas obyek tutupan dasar laut dilakukan dengan menggunakan algoritma kamirigan maksimum dan limor unmiting Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa klasifikasi kemiripas maksimum memberikan hasil dengan akurasi tertinggi (13,43%, 0,7933) daripada hasil klasifikasi uraising (66,72% 0,5737) Citra hasil klasifikasi kemiripan maksimum ini dijadikan dasar dalas pembuatan pota tutupan dasar laut Pulau Kelapa dan Pulas Harapan, Kepulauan Seribu Berdasarkan peta tersebut diktahui bahwa perairan lut dangkal opta di daerah Pulau Kelapa dan Pulas Harapan sebagian besar adalah tumun karapatan sedang, pecahan karang, dan pere. Tidak ditemukan ubyek karang dalam keadaan ban. Karang ditemukan dalum konduan mati akibat kegistan perikanan tidak rumah lingkungan dan perubahan klim. Socara umum dapat simpulkan bahwa kondain dasar laut di pulau-pules seranga buruk. Perlu mendapatkan perlakuan penyelanutan ingkungan. Pada saat kerja lapangan, ditomukan bongkahan-bongkahan kocil karang yang mulai tundub dalam jumlah yang masih sangot turhatas.

Serise Islands situated in trorthern Jakarta was well known as famous and with the boxutiful panorama. Coral reef, fish, and other underwater objects are interested to be explored. The part of Seribo lilands which has very derse population is Kelapa and Har???? Islands. Alnust its land covered by building. This population will take good or bad effect to the environmental quality. The objective of the research is to map underwater object condition (benthic cover) in the optically shallow water an arronding Kelapa and Harapan Island Remotely sensed inages provide mary kind of earth surface condition synoptically without direct contact to the object observed in the field. This technique opens potentiality of remote satsing data for mapping shallow ses bomom condition. Ses with different characteristics to land nood special algorithm for extracting its fenture from remote sensing data. CASI Hyperipektral remote sensing asta have many advantages such as high spektral gutial, and radioesetric modation for mapping ses bottom types on high mocuracy. Conventional image processing method, such as radiometric and geometric correction will be performed first before advanced one. Focusing on the only resursh region was aided by mask image. The image can force image processing to process only interested aren. Afinimum Noise Fraction (MNF) uansformation and Optimum Index factor (OIF) will be used to reduce image dimensionality and huge the sire (byles. This is important step for processing the hyperspektral data on personal computer (PC) because of its capability, Field dirtu collected by stratified random sampling method guided by global positioning system (GPS) will be used as input for classification processing. Together with field data, standard training sample suchouses, in fenture space, reflectance curve, and composes images will he used for collecting training anus or angion of interest. The training areas were validated its separability oning Jeffiny-Matusita coefficient Two classification algorithms are used to classify CASI images in order to obtain bertthic cover types. These algorithms are maximum likelihood and linear unmixing. The resales represented that maximum likelihood algorithm provided higher accuracy than linear unmixing. Overall accuracy of maximum likalihood classification image (0) was 81.43% whereas lincar unmixing was 66,72 14. Another accuracy parameter was calculated in: kappa coeffisien (x) Maximum likelihood has kappa coefficient value 0.7933 0, whereas lincar unmixing was 0.5737. The highee socuracy classification image was used to make benthic cover map of Kelapa and Harapan iland, Seribu Isla As shown in the map, the major ses bottom cover type of Kelapa and Harapan was medium density of seagrass bod, coral rubble and sand. There was not found health coral reef cover in the surrounding Kelapa and Harapan Islands. The coral reef status was damaged by destructive flahing and climate change phenomena. Generally, the sou hotton vironment of research area was word. It is manded conservation effort for environmantal rehabilitation and absolutely stop destructive fishing activities. During fieldwork, it was found small coral aggregates which start to grow in limited amount.

Kata Kunci : Pemetaan tutupan dasar laut,Citra digital hiperspektral casi,DKI Jakarta

  1. S1-2002-104362-Abstract.pdf  
  2. S1-2002-104362-Bibliography.pdf  
  3. S1-2002-104362-TableofContent.pdf  
  4. S1-2002-104362-Title.pdf