INTEGRASI SISTEM CAD/CAM PADA PC-BASED CNC DENGAN PENGEMBANGAN POST PROCESSOR MASTERCAM V9 UNTUK ARTSOFT MACH3 CNC CONTROLLER
Galih Karnadhi, Prof. Dr. Eng. Ir. Herianto, S.T., M.Eng. IPU., ASEAN. Eng
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINMesin CNC (Computer Numerical Control) merupakan mesin perkakas modern yang proses permesinannya dilakukan secara otomatis dengan perintah sebuah NC (Numerical Code) program/G code yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan berkembangnya teknologi komputer yang demikian pesat, muncul sistem CAD/CAM (Computer Aided Design/Computer Aided Manufacturing) yang mampu membuat NC program secara otomatis dari sebuah desain gambar CAD. Perkembangan teknologi komputer juga merambah sistem kontrol mesin CNC, hingga sekarang dikenal istilah PC-Based CNC, yaitu mesin CNC yang dikendalikan oleh sistem kontrol berupa PC. EMCO Compact PC merupakan salah satu mesin CNC yang mampu diubah menjadi PC-Based CNC menggunakan perangkat lunak Mach3. Untuk bisa meningkatkan efisiensi dan ketelitian proses permesinan menggunakan mesin ini, maka dilakukan penelitian untuk mengintegrasikan EMCO Compact 5 PC dengan sistem CAD/CAM. Penelitian ini meliputi pengembangan post processor Mastercam V9 sebagai perangkat lunak CAM yang digunakan untuk Mach3 dan konfigurasi Mach3 yang paling tepat sehingga ketelitian pengerjaan bisa meningkat. Penelitian ini dimulai dengan menyambungkan EMCO Compact 5 PC dengan Mach3 yang sudah ter-install ke dalam PC menggunakan kabel paralel. Kemudian dilakukan beberapa konfigurasi terhadap Mach3, meliputi native unit, port & pins, dan motor tuning. Pada motor tuning dilakukan penelitian terhadap nilai step per unit motor stepper untuk mendapatkan gerakan mesin yang paling presisi. Penelitian ini dilakukan dengan memerintahkan motor bergerak setiap satu step kemudian mencatat panjang pergerakan aktual dari mesin menggunakan dial indicator. Sementara itu untuk pengembangan post processor dilakukan dengan mencoba semua post processor yang terdapat dalam Mastercam V9 dan sumber lain dari internet. Hasil post processing berupa G code kemudian dijalankan pada Mach3 untuk melihat post processor mana yang hasil G code nya paling akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk konfigurasi Mach3 yang paling tepat, native unit yang dipakai adalah dalam satuan mm kemudian nilai step per unit sebesar 72 step per mm. Sedangkan post processor yang hasil G codenya bisa dijalankan oleh Mach3 sesuai desain gambar kerja adalah “MACH3_LA.pst”. Kemudian untuk menguji konfigurasi Mach3 dan post processor tersebut, dilakukan proses permesinan terhadap dua benda kerja. Hasil pengukuran menunjukkan ketelitian benda kerja berkisar antara 0.02 mm-0.03 mm, dengan rata-rata kualitas toleransi diameter sesuai standar ISO/R286 yaitu IT 8.
Kata Kunci : PC-Based CNC, CAD/CAM, Mastercam V9, Konfigurasi Mach3, post processor