Pengaruh Konsentrasi Kitosan-Gelatin-Gliserol Terhadap Sifat Fisik Biodegradable Straw
Malik Maulana, Dr. Prihati Sih Nugraheni, S.Pi,. M.P.
2026 | Skripsi | TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh bahan terlarut total terhadap sifat fisik biodegradable straw.
Bahan yang digunakan adalah campuran dari kitosan, gelatin dan gliserol dengan
rasio yang sama (4:16:1) namun dengan konsentrasi total yang ditingkatkan. Konsentrasi bahan terlarut total yang digunakan
untuk pembuatan biodegradable straw adalah
3%, 4,5%, 6%, 7,4?n 8,8%. Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui sifat fisik biodegradable straw yaitu
uji
viskositas, densitas,
ketebalan, swelling, kelarutan, kadar air,
kenampakan, dan stabilitas terhadap suhu
dan
pH air. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi bahan
terlarut total (kitosan-gelatin-gliserol)
berpengaruh terhadap meningkatnya nilai viskositas, densitas, dan ketebalan seiring
dengan penurunan swelling, kelarutan, dan kadar air.
Biodegradable straw dengan konsentrasi bahan terlarut total 7,4% menunjukan bahwa nilai densitas dan ketebalan
tinggi; swelling, kelarutan, dan kadar air yang
rendah serta sedotan yang
mampu bertahan dalam air selama 8 jam pada kondisi suhu dingin (10 °C), suhu ruang (25°C), suhu panas
(50°C), kondisi netral (pH 7), dan kondisi basa (pH 9). Oleh karena itu, biodegradable straw
dengan konsentrasi bahan terlarut total 7,4% dapat dikembangkan lebih lanjut untuk
produksi sedotan
yang ramah
lingkungan.
This study aims to determine the effect of total dissolved solids on the physical properties of biodegradable straws. The materials used were a mixture of chitosan, gelatin, and glycerol with a constant ratio of 4:16:1, while the total concentration was increased. The total dissolved solid concentrations used for the biodegradable straw production were 3%, 4.5%, 6%, 7.4%, and 8.8%. The physical properties tested included viscosity, density, thickness, swelling, solubility, moisture content, appearance, and stability to water temperature and pH. The results showed that increasing the total dissolved solid concentration (chitosan-gelatin-glycerol) significantly increased viscosity, density, and thickness, while decreasing swelling, solubility, and moisture content. Biodegradable straws with a 7.4% total dissolved solid concentration exhibited high density and thickness values, along with low swelling, solubility, and moisture content. Furthermore, these straws remained stable in water for 8 hours under cold (10°C), room temperature (25°C), and hot (50°C) conditions, as well as in neutral (pH 7) and alkaline (pH 9) environments. Therefore, biodegradable straws formulated with a 7.4% total dissolved solid concentration show potential for further development in the production of eco-friendly straws.
Kata Kunci : biodegradable straw, kitosan, gelatin, densitas, stabilitas