Penentuan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja Berdasarkan Waktu Baku (Studi Kasus: Perusahaan Food & Beverage Fried Chicken Outlet Cikini)
Desrachmanti Adindarizka, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
PT XYZ merupakan perusahaan food and beverage yang
memiliki konsep multi brand virtual restaurant. Restoran ini
mengedepankan menu fried chicken di setiap brand yang dimiliki.
Berada di industri yang kompetitif ini membuat perusahaan harus tetap unggul
bersaing dalam produk maupun pelayanan. Namun, saat ini perusahaan masih tetap
tidak luput dari mendapatkan keluhan waktu pelayanan yang sangat lama terutama
saat jam sibuk. Salah satu yang dapat dilakukan untuk memperbaiki hal tersebut
ialah dengan melakukan perhitungan waktu baku serta analisis jumlah tenaga
kerja optimal yang dibutuhkan di outlet.
Studi kasus dilakukan pada outlet Cikini dengan
mengumpulkan data primer yaitu waktu siklus serta kondisi lingkungan kerja.
Selain itu, dibutuhkan pula data jam kerja dan jumlah tenaga kerja di outlet
Cikini, serta Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebagai data sekunder.
Hasil dari melakukan perhitungan waktu baku, Kegiatan A memerlukan 1472,63 detik dan secara perhitungan jumlah tenaga kerja teoritis membutuhkan 4 orang dengan tenaga kerja yang optimal yaitu 3 tenaga kerja penuh waktu dan 1 tenaga kerja paruh waktu. Kegiatan B dengan waktu baku 24,52 detik secara teoritis membutuhkan 1 tenaga kerja dengan skenario optimal 1 tenaga kerja penuh waktu dan Kegiatan C dengan waktu baku 87,62 detik membutuhkan 3 tenaga kerja penuh waktu secara teoritis dan juga skenario yang optimal.
PT XYZ is a food and beverage company
operating under the concept of a multi-brand virtual restaurant. Each of its
brands emphasizes fried chicken–based menu offerings. Operating within this
highly competitive industry requires the company to maintain in both product
quality and service performance. However, the company continues to receive
complaints regarding long service times, particularly during peak hours. One
potential approach to address this issue is to calculate standard times and
conduct an analysis of the optimal required number of workers at outlet.
The case study was conducted at the Cikini
outlet by collecting primary data, including cycle times and work environment
conditions. In addition, secondary data also collected consisting of working
hours and the number of current employees at the Cikini outlet, as well as the provincial
minimum wage of DKI Jakarta.
Based on the standard time calculations, Activity A requires 1,472.63 seconds and the theoretical number of workers needed is 4 workers with an optimal composition of 3 full-time employees and one part-time employee. Activity B, with a standard time of 24.52 seconds, theoretically requires 1 worker with the optimal scenario 1 full-time employee. Activity C, with a standard time of 87.62 seconds, requires 3 full-time workers both theoretically and the optimal scenario.
Kata Kunci : perusahaan food and beverage, waktu siklus, waktu baku, jumlah tenaga kerja teoritis, jumlah tenaga kerja optimal