Laporkan Masalah

Abrasi dan akreasi pantai Slamaran Pekalongan ditinjau dari aspe morfodinamik

Muyairin, Drs. Suprapto Dibyosaputro, M.Sc.; Drs. Sunarto

1993 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Maksud diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui proses abrasi dan akresi yang terjadi di Pantai Slamaran Kodya Pekalongan. Tujuan penelitian adalah mengetahui besarnya parameter penentu abrasi dan akresi (GO), mempelajari perubahan profil pantai, dan mempelajari perubahan garis pantai dari tahun 1943 hingga tahun 1988. Mengingat bahwa penelitian ini menyangkut proses-proses geomorfik eksternal yang terjadi di pantai, maka penelitian ini memakai hampiran morfodinamik. Aspek morfodinamik menekankan pada proses-proses eksogen yang menyebabkan perubahan bentuk-lahan yang terjadi pada masa kini. Analisis yang digunakan adalah deskriptif, matematis, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Slamaran Kodya Pekalongan telah mengalami proses abrasi dan akresi. Hal ini ditunjukkan oleh hasil analisis perubahan garis pantai dari tahun 1943 hingga tahun 1988. Proses akresi berlangsung antara tahun 1943 dan 1964, sedangkan proses abrasi berlangsung antara tahun 1964 dan 1988. Berdasarkan analisis perubahan profil pantai, aktivitas tenaga marin di Pantai Slamaran Bagian Timur lebih dinamis dari pada di Pantai Slamaran Bagian Barat. Dari hasil analisis perubahan profil pantai dapat juga diketahui bahwa perubahan profil pantai yang terletak di Pantai Slamaran Bagian Timur didominasi oleh proses abrasi, sedangkan perubahan profil pantai yang terletak di Pantai Slamaran Bagian Barat didominasi oleh proses akresi. Rerata nilai parameter penentu abrasi dan akresi atau Go adalah 0,0790 yang berarti Pantai Slamaran mengalami proses keseimbangan yang dipengaruhi oleh proses abrasi dan akresi.

-

Kata Kunci : Abrasi ,Akresi,Pantai,Pekalongan,Jawa Tengah

  1. S1-1993-2479-Abstract.pdf  
  2. S1-1993-2479-Bibliography.pdf  
  3. S1-1993-2479-TableofContent.pdf  
  4. S1-1993-2479-Title.pdf