Laporkan Masalah

PENGARUH TINGGI BED DAN PEMASANGAN SEKAT PEMISAH TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN PADA FLUIDIZED BED

Eryc Septian Prasetya, Dr. Eng. Tri Agung Rohmat., B. Eng., M.Eng

2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Aliran dua fase padat-gas banyak diaplikasikan dalam berbagai industri, seperti pada fluidized bed combustor, pneumatic conveyor, alat pengering, bidang petrokimia, bidang farmasi, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi bed dan pengaruh adanya sekat pemisah terhadap karakteristik fluidisasi meliputi penurunan tekanan, kecepatan minimum fluidisasi dan pola yang dihasilkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat “Fluidization and Fluid Bed Heat Transfer Unit H692” dengan pengujian aliran dingin. Penelitian menggunakan dua material yaitu pasir silika dan alumina untuk dibandingkan karakteristik keduanya. Variasi yang digunakan adalah ketinggian bed 5,5 cm, 6,5 cm, 7,5 cm, dan menggunakan variasi satu dan tiga plat pemisah. Dari hasil penelitian menunjukkan peningkatan penurunan tekanan dan kecepatan minimum fluidisasi apabila tinggi bed naik. Untuk pengujian ketinggian alumina rentang kecepatan minimum fluidisasi antara 0,110-0,121 m/s, dan pasir silika antara 0,092-0,096 m/s. Untuk penelitian sekat pemisah kecepatan minimum fluidisasi cenderung semakin naik apabila terdapat sekat, untuk pasir silika kecepatan minimum fluidisasi diantara 0,076-0,081 m/s, dan untuk alumina 0,085-0,095 m/s.

Kata Kunci : TINGGI BED DAN PEMASANGAN SEKAT PEMISAH

  1. S1-FTK-2012-Eryc_Septian_Prasetya-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2012-Eryc_Septian_Prasetya-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2012-Eryc_Septian_Prasetya-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2012-Eryc_Septian_Prasetya-title.pdf