DISTRIBUSI TEKANAN PADA RETURN BEND (U TUBE) PADA ALIRAN CAIRAN-CAIRAN (AIR DAN MINYAK TANAH) DI PIPA HORIZONTAL
Erik Hendrawan, Prof. Dr. Eng. Ir. Deendalianto, S.T., M.Eng
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh water cut dan kecepatan superfisial terhadap pressure drop pada aliran dua fasa (two phase flow) yang melewati pipa Return Bend (U Tube). Dan juga untuk mengetahui pola aliran (flow pattern) yang terjadi. Penelitian secara eksperimental dilakukan dengan menggunakan pipa transparan (acryllic) dengan diameter dalam 24 mm dengan jari-jari kelengkungan 120 mm dari pipa horizontal menuju elbow 180° atau Return Bend. Fluida kerja yang digunakan adalah air (densitas = 998 kg/m3 dan viskositas = 0,00102 kg/ms) dan kerosene (densitas = 819 kg/m3 dan viskositas = 0,00192 kg/ms). Pengambilan data dilakukan berdasarkan variasi kecepatan superfisial air 0,14 m/s, 0,28 m/s, 0,42 m/s, 0,56 m/s, 0,7 m/s, 0,84 m/s dan 0,98 m/s dengan variasi water cut 0,1 - 0,7. Pressure drop aliran diukur menggunakan Manometer type U. Berdasarkan variasi kecepatan superfisial air (0,14 m/s - 0,98 m/s) dan water-cut (0,1 – 0,7) didapatkan pola aliran stratified dan fully dispersed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan superfisial kerosene (Jk) maka pressure dropnya semakin tinggi pula. Sementara semakin besar water cut, semakin kecil nilai pressure drop.
Kata Kunci : two phase-flow, return bend, elbow 180°, flow pattern