efektivitas ekstrak daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia L.) sebagai agen antibakteri gel remineralisasi gigi berbasis hidroksiapatit cangkang kerang bulu (Anadara antiquata)
Eka Rahma Budi Utami, Prof. Dr. Yusril Yusuf, M.Si., M.Eng.
2026 | Skripsi | FISIKA
Penelitian ini
memformulasikan dan mengkarakterisasi gel remineralisasi gigi dari
hidroksiapatit (HAp) cangkang kerang bulu (Anadara antiquata) dan ekstrak
daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Dilatar belakangi tingginya
prevalensi karies di Indonesia, penelitian ini bertujuan menyediakan produk
preventif berbahan dasar limbah lokal yang efektif dan aman. Metode
eksperimental diawali dengan sintesis HAp dengan metode presipitasi,
dilanjutkan formulasi gel dengan variasi konsentrasi ekstrak daun jeruk nipis
1%, 2%, dan 3%. Karakterisasi meliputi uji fisik (organoleptik, homogenitas,
pH), SEM, XRD, FTIR, serta uji antibakteri terhadap bakteri Streptococcus
mutans. Hasil menunjukkan formulasi gel dengan 2% ekstrak daun jeruk nipis
adalah yang paling menguntungkan, memiliki karakteristik fisik stabil pada pH
7, morfologi homogen, dan aktivitas antibakteri tertinggi sebesar (4±1) mm.
This research
formulates and characterizes a dental remineralization gel made from feather
clam (Anadara antiquata) shell hydroxyapatite (HAp) and lime (Citrus
aurantifolia) leaf extract. Motivated by the high prevalence of dental
caries in Indonesia, this study aims to provide an effective and safe
preventive product based on local waste. The experimental method began with the
synthesis of HAp via precipitation, followed by gel formulation with varying
concentrations of lime leaf extract at 1%, 2%, and 3%. Characterization
included physical tests (organoleptic, homogeneity, pH), SEM, XRD, FTIR, as
well as antibacterial testing against Streptococcus mutans. The
results showed that the gel formulation with 2% lime leaf extract was the most
favorable, possessing stable physical characteristics at pH 7, a homogeneous
morphology, and the highest antibacterial activity of (4±1) mm.
Kata Kunci : Hidroksiapatit, kerang bulu, remineralisasi.