TERMINAL MULTIFUNGSI ADAPTIF DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PORTABEL DI BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU
Farras Pratama Yomansyah, Mario Lodeweik Lionar, S.T., M.Sc., Ph.D.
2025 | Skripsi | ARSITEKTUR
Perkembangan kebutuhan transportasi udara yang semakin meningkat mendorong pengembangan berbagai bandara di Indonesia. Salah satunya adalah Bandara Internasional Minangkabau, yang merupakan salah satu bandara utama di Pulau Sumatera. Untuk mengoptimalkan pengembangan bandara serta fungsinya sebagai wadah berbagai aktivitas penunjang, diperlukan konsep perancangan yang mengedepankan fleksibilitas ruang. Pendekatan arsitektur portabel dapat menjadi solusi untuk menciptakan ruang yang adaptif dan mudah dimodifikasi sesuai kebutuhan. Melalui pendekatan ini, berbagai kegiatan dapat difasilitasi secara dinamis dan mendukung pengembangan terminal menuju fungsi sebagai ruang publik.
The growing demand for air transportation continues to drive the development of airports across Indonesia. One such airport is Minangkabau International Airport, a major aviation hub on the island of Sumatra. To optimize the airport's development and its role in accommodating various supporting activities, a design approach that emphasizes spatial flexibility is required. Portable architecture offers a potential solution for creating adaptable spaces that can be modified according to changing needs. This approach allows for a more dynamic accommodation of activities and supports the transformation of the terminal into a more accessible and inclusive public space.
Kata Kunci : Terminal, Fleksibilitas, Arsitektur Portabel, Bandara Internasional Minangkabau