Laporkan Masalah

Interaksi Efek Diabetes Mellitus Dan Hipertensi Terhadap Fungsi Ginjal

Muhamad Arief Fauzan, dr. Paulus Wiyono, DSPD,Ph.D.; dr. Hari Kusnanto J, SU, Dr.PH

1999 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Angka kejadian hipertensi pada Diabetes Mellitus tak tergantung insulin (DMTTI) dijumpai 2 kali lebih sering dibandingkan populasi non diabetik. Kombinasi DMTTI dan hipertensi bertanggungjawab terhadap peningkatan progresifitas gagal ginjal tahap akhir. Gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyebab kematian utama pada DM. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan subyek penelitian adalah pasien-pasien vyang menjalani rawat inap di bangsal interna RSUP DR SARJITO Yogyakarta yang didiagnosis akhir DM tipe-2 dengan faktor penyulit hipertensi ataupun tanpa penyulit hipertensi dan pasien hipertensi tanpa penyakit DM selama kurun waktu antara bulan Januari sampai dengan Desember 1998. Selanjutnya hasil penelitian diolah dan dianalisis dengan metode chikuadrat dan odds ratio untuk mengestimasi resiko relative kerusakan fungsi ginjal pada nefropati diabetik (ND) klinik pada pasien DM tipe-2 dengan hipertensi, DM tipe-2 tanpa hipertensi, dan hipertensi tanpa DM tipe-2. Dengan regresi logistik wuntuk memprediksi korelasi berbagai variabel tergantung dan tak tergantung terhadap kejadian ND klinik. Berdasarkan penelitian vyang dilakukan diperoleh hasil bahwa hipertensi menyebabkan potensiasi efek DM tipe-2 terhadap fungsi ginjal (dengan adanya ND klinik) dibandingkan pasien DM tipe-2 tanpa faktor penyulit hipertensi maupun pasien hipertensi tanpa DM tipe-2. Pasien DM tipe-2 dengan faktor penyulit hipertensi mempunyai kecenderungan 1,79 kali lebih besar mengalami kerusakan fungsi ginjal dibandingkan pasien DM tanpa hipertensi dan 2,47 kali lebih besar dibandingka pasien hipertensi tanpa DM tipe-2. Dengan chi-kuadrat didapatkan hubungan yang bermakna antara variabel DM tipe-2 dengan hipertensi dan hipertensi tanpa DM tipe-2 dengan kejadian ND klinik ( P=0,059). Sedangkan antara DM tipe-2 dengan hipertensi dan DM tipe-2 tanpa hipertensi tidak didapatkan hubungan vyang bermakna secara statistik. Dengan regresi logistik tidak didapatkan korelasi yang bermakna antara kejadian ND klinik dengan gula darah puasa, tekanan darah sistolik dan diastolik serta umur. korelasi bermakna terdapat pada variabel durasi DM tipe-2.

Kata Kunci : Diabetes Mellitus tak tergantung insulin, DMTTI, gagal ginjal kronik

  1. S1-FKU-1999-MuhamadAriefFauzan-Abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1999-MuhamadAriefFauzan-Bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1999-MuhamadAriefFauzan-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1999-MuhamadAriefFauzan-Title.pdf