Laporkan Masalah

Analisis Kecukupan Sumber Daya Air di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (Studi Kasus di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten)

Desinta Safitri, Ir. Denni Susanto, S.Hut., M.Sc., Ph.D.

2026 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN

Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) merupakan kawasan konservasi yang memiliki fungsi sebagai daerah tangkapan air yang dimanfaatkan oleh masyarakat desa di sekitar kawasan, khususnya Desa Sidorejo. Meskipun kawasan TNGM memiliki fungsi sebagai daerah tangkapan air, ketersediaan air bagi masyarakat di lereng Merapi belum selalu mencukupi, terutama pada musim kemarau. Oleh sebab itu, penelitian ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kecukupan sumber mata air di TNGM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Sidorejo. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan perhitungan Indeks Pemanfaatan Air (IPA) di Desa Sidorejo dengan cara membandingkan antara ketersediaan air dan kebutuhan air masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan sumber air TNGM sebesar 235,809 m3/hari, sedangkan kebutuhan air masyarakat Desa Sidorejo sebesar 306,080 m3/hari. Hasil perhitungan IPA menunjukkan angka 1,29 yang termasuk ke dalam kategori jelek, dimana pemanfaatan air melebihi potensi yang tersedia dan menunjukkan bahwa potensi ketersediaan sumber mata air tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Sidorejo. Hal ini dapat memberikan dampak-dampak negatif baik terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Mount Merapi National Park (TNGM) is a conservation area that functions as a water catchment area utilized by the surrounding villages communities, particularly Sidorejo Village. Although the TNGM area functions as a water catchment area, the availability of water for the community on the slopes of Merapi is not always sufficient, especially during the dry season. Therefore, this study is necessary to determine the adequacy of water sources in TNGM to meet the needs of the Sidorejo Village community. This study was conducted by calculating the Water Utilization Index (IPA) in Sidorejo Village by comparing water availability and community water needs. The results show that the availability of water sources in TNGM is 235,809 m3/day, while the water needs of the Sidorejo Village community are 306,080 m3/day. The IPA calculation results show a figure of 1,29 which is included in the poor category, where water utilization exceeds the available potential and indicates that the potential availability of spring water sources cannot meet the needs of the Sidorejo Village community. This can have negative impacts on both the environment and the community.

Kata Kunci : Taman Nasional Gunung Merapi, Jasa Lingkungan, Sumber Daya Air, Ketersediaan Sumber Daya Air, Kebutuhan Sumber Daya Air

  1. D4-2026-476800-abstract.pdf  
  2. D4-2026-476800-bibliography.pdf  
  3. D4-2026-476800-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2026-476800-title.pdf