Pengaruh Metode Pemberian Pupuk Nitrogen Terhadap Morfofisiologis, Pertumbuhan, Serapan Nitrogen, dan Hasil Varietas Jagung Lokal dan Hibrida
Anung Rizky Wibowo, Ir. Budiastuti Kurniasih, M.Sc., Ph.D. ; Andrianto Ansari, S.T.P., M.Agr., Ph.D.
2026 | Skripsi | AGRONOMI
Kebutuhan
akan produksi jagung terus meningkat seiring dengan tingginya permintaan untuk
pangan dan pakan, namun efisiensi pemupukan nitrogen di tingkat petani masih
rendah sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan pupuk dan pencemaran
lingkungan. Pemilihan metode pemberian pupuk nitrogen yang tepat perlu
dilakukan agar serapan hara optimal dan pertumbuhan tanaman meningkat tanpa
meningkatkan beban lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari
pengaruh metode pemberian pupuk nitrogen terhadap karakter morfofisiologi,
pertumbuhan, serapan nitrogen, dan hasil beberapa varietas jagung lokal dan
hibrida. Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Tri Dharma, Banguntapan,
Bantul, menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dua faktor dengan tiga
ulangan. Faktor pertama adalah varietas jagung (ADV Jago, Twin 1, Lokal Madura,
dan Lokal Ketan Putih), sedangkan faktor kedua adalah metode pemupukan nitrogen
(kocor, sebar, dan tugal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemupukan
nitrogen tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan, karakter
morfofisiologis, serapan nitrogen, maupun hasil tanaman jagung pada seluruh
varietas yang diuji. Varietas jagung memberikan perbedaan nyata pada sebagian
besar variabel, yang menunjukkan bahwa performa tanaman lebih dipengaruhi oleh
faktor genetik dibandingkan metode pemupukan nitrogen. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa pemilihan varietas memiliki peranan lebih penting
dibandingkan metode pemupukan nitrogen dalam menentukan pertumbuhan dan hasil
jagung pada kondisi percobaan ini.
The
demand for corn production continues to increase in line with the high demand
for food and feed, but nitrogen fertilization efficiency at the farmer level is
still low, potentially leading to fertilizer waste and environmental pollution.
The selection of the appropriate nitrogen fertilizer application method is
necessary to optimize nutrient uptake and increase plant growth without
increasing the environmental burden. This study aims to examine the effect of
nitrogen fertilizer application methods on the morphophysiological
characteristics, growth, nitrogen uptake, and yield of several local and hybrid
corn varieties. The experiment was conducted at the Tri Dharma Experimental
Farm, Banguntapan, Bantul, using a two-factor randomized block design with three
replicates. The first factor was corn variety (ADV Jago, Twin 1, Lokal Madura,
and Lokal Ketan Putih), while the second factor was nitrogen fertilization
method (drip, broadcast, and tugal). The results showed that the nitrogen
fertilization method did not have a significant effect on growth,
morphophysiological characteristics, nitrogen uptake, or corn yield in all
varieties tested. Corn varieties showed significant differences in most
variables, indicating that plant performance was more influenced by genetic
factors than by nitrogen fertilization methods. These results suggest that
variety selection plays a more important role than nitrogen fertilization
methods in determining corn growth and yield under the conditions of this
experiment.
Kata Kunci : Jagung, metode pemupukan, pupuk nitrogen