Peran Pendapatan Individu terhadap Risiko Depresi pada Wanita dengan Riwayat Keguguran Berdasarkan Data IFLS-5
Bintang Carissa Anjani, Dr. rer. pol. Bhina Patria, M.A.
2026 | Skripsi | PSIKOLOGI
Depresi merupakan salah satu gangguan psikologis yang umum terjadi pada wanita dengan riwayat keguguran dan dapat dipengaruhi oleh faktor sosial-ekonomi, khususnya pendapatan yang dihasilkan dari pekerjaan utama seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui peran pendapatan individu terhadap risiko depresi pada wanita dengan riwayat keguguran. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS-5) yang melibatkan partisipan wanita usia 17-56 tahun di Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi linear untuk menguji peran pendapatan individu sebagai variabel prediktor dan risiko depresi sebagai variabel outcome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan individu berperan signifikan terhadap risiko depresi pada wanita dengan riwayat keguguran, serta mereka yang termasuk dalam kelompok berstatus kawin (menikah). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kebijakan dan intervensi kesehatan mental bagi wanita dengan riwayat keguguran yang mempertimbangkan faktor ekonomi, terutama pendapatan individu.
Depression is one of the most common psychological disorders in women with a history of miscarriage and can be influenced by socio-economic factors, especially income generated from a person's main job. This study aims to test and determine the role of individual income on the risk of depression in women with a history of miscarriage. This study uses secondary data from the Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS-5) involving female participants aged 17-56 years in Indonesia. The analysis technique used is linear regression to test the role of individual income as a predictor variable and depression risk as an outcome variable. The results showed that individual income played a significant role in the risk of depression in women with a history of miscarriage, as well as those in the marital (married) group. The implications of this study emphasize the importance of developing mental health policies and interventions for women with a history of miscarriage that take into account economic factors, especially individual income.
Kata Kunci : IFLS-5, pendapatan individu, risiko depresi, wanita, keguguran