Pengaruh Efektivitas Pengendalian Internal dan Audit Internal terhadap Deteksi Kecurangan di Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta
Billy Hendriansyah, Hilda Octavana Siregar, S.E., M.Acc.
2026 | Tugas Akhir | D4 Akuntansi Sektor Publik
Fenomena risiko kecurangan yang kerap terjadi di lingkungan pemerintahan membuat dibutuhkannya sistem pengawasan yang andal dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan organisasi di dalam instansi pemerintah. Dalam konteks ini, pengendalian internal dan audit internal berperan penting sebagai mekanisme dalam proses pencegahan dan pendeteksian kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas pengendalian internal dan audit internal terhadap deteksi kecurangan (fraud) pada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data didapat melalui penyebaran kuesioner kepada pejabat Inspektorat DIY dengan jumlah responden yang memenuhi kriteria sebanyak 35 orang yang merupakan pejabat auditor di Inspektorat DIY. Kemudian, dari data yang terkumpul dilakukan analisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS guna mengetahui pengaruh efektivitas pengendalian internal dan audit internal terhadap deteksi kecurangan (fraud).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal dan audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap deteksi kecurangan. Hal ini berarti bahwa semakin efektif penerapan sistem pengendalian internal dan semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin tinggi kemampuan instansi dalam mendeteksi kecurangan. Temuan ini sejalan juga dengan teori keagenan yang menekankan pentingnya mekanisme pengawasan untuk mengurangi asimetris informasi antara pihak prinsipal dan agen, serta mendukung konsep teori fraud triangle yang menyatakan bahwa sistem pengendalian yang baik mampu menekan peluang terjadinya kecurangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan pemahaman tentang pengaruh efektivitas pengendalian internal dan audit internal terhadap deteksi kecurangan.
The phenomenon of fraud risk that frequently occurs within government institutions highlights the need for a reliable supervisory system to maintain accountability and transparency in organizational management. In this context, internal control and internal audit play crucial roles as mechanisms in the prevention and detection of fraud. This study aims to analyze the effect of the effectiveness of internal control and internal audit on fraud detection within the Regional Government of the Special Region of Yogyakarta.
This research employs a quantitative approach, in which data were collected through the distribution of questionnaires to officials at the Inspectorate of the Special Region of Yogyakarta. A total of 35 respondents, who are auditors within the Inspectorate, met the required criteria. The collected data were analyzed using multiple linear regression analysis with the assistance of the SPSS statistical software to determine the effect of internal control effectiveness and internal audit on fraud detection.
The results indicate that the effectiveness of internal control and internal audit has a positive and significant effect on fraud detection. This implies that the more effectively internal control systems are implemented, and the better internal audits are performed, the greater the organization’s ability to detect fraud. These findings are consistent with agency theory, which emphasizes the importance of monitoring mechanisms to reduce information asymmetry between principals and agents, and they also support the fraud triangle theory, which suggests that a well functioning control system can reduce opportunities for fraudulent acts. The results of this study are expected to enhance knowledge and understanding regarding the effect of effectiveness of internal control and internal audit on fraud detection in the public sector.
Keywords: Internal Control Effectiveness, Internal Audit, Fraud Detection, Public Sector, Government.
Kata Kunci : Efektivitas Pengendalian Internal, Audit Internal, Deteksi Kecurangan, Sektor Publik, Pemerintahan