Profil Senyawa Bioaktif Ramalina farinacea (L.) Ach. dan Potensi Biomedisnya
Naufal Irba Sahril, Woro Anindito Sri Tunjung, Ph.D.
2026 | Skripsi | BIOLOGI
Lichen fruticose merupakan salah satu dari beberapa bentuk pertumbuhan talus lichen yang memiliki karakteristik bentuk menyerupai semak. Lichen ini memiliki ragam spesies yang sangat tinggi, salah satunya adalah Ramalina farinacea. Spesies lichen ini mengandung berbagai jenis senyawa metabolit yang memiliki potensi aktivitas yang dapat digunakan dalam bidang biomedis seperti antioksidan, antiinflamasi, maupun antikanker. Oleh karena itu R. farinacea penting untuk dianalisis kandungan senyawa bioaktifnya agar dapat dianalisis potensi biomedisnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis senyawa bioaktif pada R. farinacea dan potensi aktivitas biomedisnya secara in silico. Pengambilan sampel dilakukan di Taman Nasional Gunung Merapi dan identifikasi lichen dilakukan untuk menentukan genus dan spesiesnya. Kemudian dilakukan ekstraksi senyawa metabolit dengan metode ultrasonication assisted maceration dengan pelarut metanol. Profiling senyawa bioaktif dilakukan dengan LCHRMS dan analisis potensi biomedisnya dilakukan secara in silico dengan PASS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 70 kandungan senyawa metabolit dengan kandungan asam lemak dan turunannya memiliki jumlah cacah tertinggi (35%), diikuti dengan cacah kandungan terpenoid (17%), poliketida (10%), fenolik (9%), dan asam amino serta peptida yang tinggi (9%) serta alkaloid (6%). Hasil menunjukkan senyawa melimpah terdeteksi adalah Ramalinic acid A dan Ramalinolic acid dan senyawa lain yang ditemukan yaitu Acremonone D dan Usenamine D serta senyawa dengan potensi biomedis meliputi Pheophorbide A, Vanillic acid, dan Olivetolic acid. Banyak senyawa pada lichen memiliki sifat melawan patogen pada kulit dan sifat antiinflamasi yang kuat sehingga cacah potensi biomedis yang tinggi pada ekstrak lichen R. farinacea yaitu antieczematik (12%), antiinfektif (8%) dan antiseborrheik (8%).
Fruticose lichens are one of several lichens life growth that resemble shrubs. These lichens have a very high species diversity, one of which is Ramalina farinacea. This lichen species contains various types of metabolite compounds that have potential activities that can be used in the biomedical field, such as antioxidants, anti-inflammatories, and anticancer agents. Therefore, R. farinacea is important to analyse for its phytochemical content in order to assess its biomedical potential. The objective of this study is to conduct an analysis of bioactive compounds in R. farinacea and its biomedical activity potential in silico. Sampling was conducted at Mount Merapi National Park, and lichen identification was performed to determine the genus and species. Subsequently, metabolite compound extraction was carried out using ultrasonication-assisted maceration with methanol as the solvent. Bioactive compound profiling was conducted using LC-HRMS, and the analysis of its biomedical potential was performed in silico using PASS. The results of this study indicate that there are 70 compounds metabolite compounds with fatty acids and their derivatives had the highest count (35%), followed by terpenoids (17%), polyketides (10%), phenolics (9%), and amino acids and peptides (9%) and alkaloids (6%). The results showed that the abundant compounds detected were Ramalinic acid A and Ramalinolic acid, while other compounds found were Acremonone D and Usenamine D, as well as compounds with biomedical potential, including Pheophorbide A, Vanillic acid, and Olivetolic acid. Many compounds in lichens have anti-pathogenic properties on the skin and strong anti-inflammatory properties, resulting in high biomedical potential in R. farinacea extract, namely anti-eczematous (12%), anti-infective (8%), and anti-seborrhoeic (8%).
Kata Kunci : potensi senyawa bioaktif, Ramalina farinacea, fruticose lichen