Analisis Korelasi Laju Penurunan Muka Tanah Metode InSAR Dengan Pertumbuhan Lahan Terbangun di Wilayah Kabupaten Bekasi Periode 2017 - 2024
Muhammad Fadli Jodjana, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM.
2026 | Skripsi | TEKNIK GEODESI
Penurunan muka tanah telah menjadi isu lingkungan yang signifikan di Kabupaten Bekasi, terutama akibat pesatnya pertumbuhan kawasan terbangun dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan kawasan industri dan perumahan, diikuti oleh eksploitasi air tanah secara masif, memicu tekanan terhadap kestabilan tanah di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara laju penurunan muka tanah dan pertumbuhan lahan terbangun dalam periode 2017 hingga 2024, guna menyediakan informasi spasial sebagai dasar dalam mitigasi risiko geoteknik dan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Small Baseline Subset Interferometry (SBAS-InSAR) berbasis data Sentinel-1, dengan pemrosesan dilakukan melalui perangkat lunak LiCSBAS. Data yang dianalisis berasal dari frame ascending 098A_09673_121312 yang mencakup periode pengamatan Januari 2017 hingga Januari 2024. Koreksi atmosfer dilakukan menggunakan data GACOS untuk meningkatkan akurasi pengolahan. Hasil estimasi deformasi dalam arah vertikal kemudian dikorelasikan secara spasial dengan pertumbuhan lahan terbangun yang diekstraksi dari citra Sentinel-2 menggunakan nilai Normalized Difference Built-up Index.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan muka tanah secara signifikan terjadi di wilayah tengah Kabupaten Bekasi, terutama pada kecamatan-kecamatan yang memiliki dominasi kawasan terbangun dan aktivitas pemanfaatan air tanah yang tinggi, seperti Cikarang Utara, Sukatani, Karang Bahagia, dan Cibitung. Kecepatan maksimum penurunan mencapai -58.43mm/tahun. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif yang tidak signifikan antara pertumbuhan lahan terbangun dan laju penurunan muka tanah. Hal ini mengindikasikan bahwa urbanisasi bukanlah satu-satunya penyebab dominan, melainkan terdapat faktor geoteknik lain yang turut mempengaruhi dinamika deformasi di wilayah tersebut.
Kata Kunci : Penurunan Muka Tanah, Perubahan Tutupan Lahan, LiCSBAS, Sentinel-1