GAMBARAN FAKTOR RESIKO ANEMIA PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN BANJARNEGARA PADA TAHUN 2018-2023
Royyan Nur Syahid, Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S., D.S. ; Widyawati, S.Kp., M.Kes., Ph.D ; Dr. Wenny Artanty Nisman, S.Kep., Ns., M.Kes.
2026 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Anemia pada masa kehamilan memiliki efek yang fatal bagi ibu dan juga janin. Angka anemia di Kabupaten Banjarnegara memiliki angka yang cukup tinggi pada kasus anemia pada ibu hamil. Banyak faktor resiko dari terjadinya anemia pada ibu hamil.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor resiko terjadinya anemia pada ibu hamil di Kabupaten Banjarnegara.
Metode: Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan metode cross sectional melalui pendekatan kuantitatif. Sample penelitian berjumlah 105 ibu hamil di Puskesmas Mandiraja 2 dan Puskesmas Punggelan 1 Kabupaten Banjarnegara. Data sample menggunakan data sekunder dari rekam medis puskesmas dari tahun 2018-2023. Data sekunder yang didapatkan dari rekam medis pasien dianalisis menggunakan Analisa univariat dengan menjumlahkan semua sample, kemudian dicari yang dominan dari setiap faktor.
Hasil: Mayoritas rentang umur ibu hamil dengan anemia Adalah >20 tahun hingga ?35 tahun (84%), sebagian besar ibu hamil konsumsi tablet Fenya atau tablet tambah darah <90>antenatal care selama masa kehamilan <6>
Kesimpulan: Masih banyak faktor resiko yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil, hal ini menunjukkan adanya peningkatan monitoring Kesehatan ibu hamil dan juga edukasi seputar masalah-masalah dalam kehamilan.
Kata Kunci: anemia, faktor resiko, ibu hamil.
Background: Anemia during pregnancy has fatal effects on both the mother and the fetus. The prevalence of anemia among pregnant women in Banjarnegara Regency remains relatively high. Various risk factors contribute to the occurrence of anemia in pregnant women.
Objective: This study aims to describe the risk factors associated with the incidence of anemia among pregnant women in Banjarnegara Regency.
Methods: This research is an analytical observational study using a cross-sectional design with a quantitative approach. The study sample consisted of 105 pregnant women from Mandiraja 2 and Punggelan 1 Public Health Centers in Banjarnegara Regency. Secondary data were obtained from medical records from 2018 to 2023. Secondary data obtained from patient medical records were analyzed using univariate analysis., where all samples were aggregated and the predominant category for each risk factor was determined
Results: The majority of pregnant women with anemia were aged >20 to ?35 years (84%). Most respondents consumed fewer than 90 iron (Fe) tablets (66%), had an upper arm circumference (MUAC) ?23 cm (89%), attended antenatal care (ANC) visits fewer than six times during pregnancy (84%), had multiparity (60%), and were in the third trimester (63%).
Conclusion: Several risk factors still influence the incidence of anemia among pregnant women. These findings highlight the need for improved monitoring of maternal health and enhanced education regarding pregnancy-related health issues.
Keywords: anemia, pregnant women, risk factors.
Kata Kunci : Anemia, Faktor resiko, Ibu hamil