Laporkan Masalah

Strategi Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan Sendang Agung Rejo II dalam Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan di Desa Sogo Kecamatan Kedungtuban Jawa Tengah

Nisrina Nur Aini, Ir. Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P., IPU.

2026 | Skripsi | KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi pengelolaan hutan kemasyarakatan (HKm) melalui kelola lembaga, kelola kawasan, dan kelola usaha, 2) mengidentifikasi program pemberdayaan, dan 3) merumuskan strategi pengembangan program pemberdayaan masyarakat dalam HKm di KTH Sendang Agung Rejo II.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion, dan studi dokumentasi. Penentuan informan dilakukan dengan metode purposive. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pengelolaan HKm dan program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan HKm.Analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan program pemberdayaan. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan HKm dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu kelola kelembagaan, kelola kawasan, dan kelola usaha. Aspek kelola kelembagaan tercermin dalam keorganisasian kelompok, kepemimpinan, peningkatan kapasitas kelembagaan, manajemen konflik, serta pelaksanaan kegiatan kelompok. Aspek kelola kawasan diterapkan melalui pola agroforestri pada lahan seluas ±85 hektare yang didukung oleh program Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Aspek kelola usaha diarahkan pada optimalisasi sistem agroforestri, pemanfaatan jasa lingkungan, diversifikasi produk hasil hutan, serta penguatan jejaring pasar. Program pemberdayaan yang diterapkan meliputi kegiatan pendampingan dan pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan. Strategi pengembangan program pemberdayaan KTH SAR II dalam pengelolaan HKm yaitu: penguatan kelembagaan meliputi penguatan kapasitas pengurus, penyusunan AD/ART, pertemuan rutin, dan penyusunan SOP kerja sama; pengelolaan kawasan meliputi optimalisasi kawasan berbasis agroforestri, peningkatan kesadaran anggota dalam program rehabilitasi hutan dan lahan, pemeliharaan dan pelatihan pengendalian hama terpadu;  pengembangan usaha meliputi pelatihan pengolahan minyak kayu putih, pelatihan diversifikasi produk, penguatan akses pasar.

The purpose of this research is to identify community forest management practices, examine empowerment programs, and formulate strategies for developing community empowerment within the community forest management scheme in KTH Sendang Agung Rejo II. This study is positioned within the broader effort to strengthen community-based forests as a means of achieving ecological sustainability and improving local livelihoods.

This study employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, focus group discussions, and document analysis. Informants were selected using purposive sampling to ensure relevance to community forest management activities. Data were analyzed using qualitative descriptive analysis, while SWOT analysis was applied to design empowerment strategies.

The results show that community forest management is carried out through three aspects: institutional management, area management, and business management. Institutional management includes organization, leadership, capacity building, conflict resolution, and group activities. Area management is implemented through agroforestry practices on approximately 85 hectares supported by forest and land rehabilitation. Business management focuses on optimizing agroforestry systems. Utilizing environmental services, diversifying forest products, and strengthening market networks. Empowerment strategies formulated  consist of institutional strengthening, agroforestry-based area optimization, and business development through product diversification and market access.

Kata Kunci : pemberdayaan masyarakat, hutan kemasyarakatan, SWOT, agroforestri

  1. S1-2026-482336-abstract.pdf  
  2. S1-2026-482336-bibliography.pdf  
  3. S1-2026-482336-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2026-482336-title.pdf