Hubungan karakteristik penghidupan masyarakat dengan pemanfaatan ruang dikampung lama Surakarta
Lany Pionier S., Prof. Dr. R. Rijanta, M.Sc.
2010 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPenghidupan masyarakat dibentuk dan ditopang oleh berbagai faktor dalam masyarakat yang dengan sendirinya berubah seiring dengan perkembangan jaman. Seiring perkembangan jaman, karakteristik wilayah pun berubah dan berkembang yang kemudian dapat mempengaruhi karakteristik penghidupan masyarakat di wilayah tersebut. Kampung lama Surakarta merupakan wilayah ciptaan pemerintahan swapraja Kasunanan Surakarta yang saat ini telah banyak mengalami perkembangan. Hal ini kemudian mempengaruhi bagaimana penghidupan masyarakat dan pemanfaatan ruang yang ada di wilauah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mengidentifikasi karakteristik penghidupan masyarakat yang ada di kampung lama Surakarta, baik di dalam maupun di luar benteng keraton (2) Mengidentifikasi pemanfaatan ruang yang ada di kampung lama Surakarta (3) Menjelaskan hubungan antara karakteristik penghidupan masyarakat dengan pemanfaatan ruang yang ada di kampung lama Surakarata (3) Membandingkan hubungan tersebut antara di dalam benteng keraton dengan di luar benteng keraton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis data secara induktif, yakni dari umum ke khusus. Perolehan data melalui teknik observasi, indepth interview, dan penelaahan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan snowball sampling dengan titik jenuh. Analisis data dilakukan dengan menyaring temuan lapangan ke dalam unit-unit informasi dan mensintesis unit-unit informasi tersebut ke dalam tema, selanjutnya berakhir dengan menginduksi tema ke dalam rumusan konsep yang berhubungan dengan topik penelitian. Prinsip trianggulasi juga digunakan dalam analisa data terutama untuk menguji keabsahan data. Karakteristik penghidupan masyarakat yaitu berupa aset, akses, dan aktivitas dijabarkan dalam tema-tema yaitu: kepemilikan atas tanah dan rumah, hak atas rumah, kebijakan pembayaran pajak, akses terhadap utilitas dan fasilitas umum, karakteristik sosial wilayah, strategi menghadapi keterbatasan. Pemanfaatan ruang yang dilakukan masyarakat di kampung lama muncul dalam tema-tema berikut: bentuk rumah, jenis dan karakteristik ruang, organisasi ruang, dan penggunaan ruang. Proses induksi dilakukan pada ke sepuluh tema dan menghasilkan empat konsep yaitu konsep peraturan dan kebijakan, aspek sosial budaya, aspek ekonomi, dan adaptasi. Hubungan antara karakteristik penghidupan masyarakat dan pemanfaatan ruang nampak dari keeratan hubungan antar keempat konsep, yaitu aspek sosial budaya, aspek ekonomi, dan peraturan dan kebijakan merupakan penentu bentuk adaptasi yang dilakukan masyarakat di kampung lama. pemanfaatan ruang merupakan salah satu bentuk adaptasi yang dilakukan masyarakat agar penghidupannya dapat terus berjalan dan mampu mencapai tujuan penghidupan. Perbedaan antara kampung di dalam benteng dengan di luar benteng tidak hanya pada karakteristik penghidupan dan pemanfaatan ruangnya saja, namun juga pada hubungan antar konsep, yaitu pada konsep mana yang memiliki kekuatan pengaruh besar serta bentuk-bentuk adaptasi yang dilakukan masyarakatnya
Livelihoods formed and sustained by various factors in society which by itself change with changing times. With changing times, the characteristics were changed and developed areas which can then affect the characteristics of people's livelihoods in the region. Surakarta is the old kampung area Kasunanan creation of autonomous government of Surakarta, which has been great progress. This in turn affects how their livelihoods and the utilization of existing space in these region. The purpose of this study are (1) Identify the characteristics of people's livelihoods in the old village of Surakarta, both inside and outside the fortress palace (2) Identify the use of existing space in the old village of Surakarta (3) Explaining the relationship between people's livelihoods by exploiting the characteristics runag in the old village Surakarata (3) to compare the relationship between inside the fortress palace outside the fort to the palace. This study uses a qualitative approach, using inductive data analysis, ie from general to specific. Acquisition of data through observation, indepth interviews, and review of secondary data. Sampling was done by purposive sampling and snowball sampling to saturation point. Data analysis was performed by filtering the field findings into information units and synthesize the information units into themes, then ended by inducing the theme into the formulation of concepts related to research topics. The principle of triangulation is also used in the analysis of data primarily to test the validity of data. Characteristics of livelihood is in the form of assets, access and activities outlined in the themes, namely ownership of land and house, right over the house, tax payment policies, access to utilities and public facilities, the social characteristics of the region, strategies to cope with limitations. Space utilization by the public in the old village appears in the following themes: the form of homes, types and characteristics of space, space organization, and use of space. Induction process conducted on the ten themes and concepts which produced four draft regulations and policies, socio-cultural aspects, economic aspects, and adaptation. The relationship between the characteristics of their livelihoods and the utilization of space is apparent from the closeness of the relationship between these four concepts, namely socio-cultural aspects, economic aspects, and regulatory and policy determinants of the adaptation are made public in the old village. Utilization of space is a form of adaptation that made the community so that their livelihoods may continue to run and be able to achieve livelihood goals. Differences between villages in the castle with the castle on the outside not only on the characteristics and utilization of living space, but also on the relationships among concepts, ie concepts which have a major impact strength as well as other forms of adaptation by society
Kata Kunci : penghidupan masyarakat, pemanfaatan ruang, kampung lama,livelihoods, the use of space, the old village