Pengujian Pengaruh Kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) Terhadap Financial Distress Dengan Keberagaman Gender Dewan Direksi Perusahaan Sebagai Variabel Pemoderasi di Industri Perbankan ASEAN-5
Putri Khairunnisa Fakhira, Mahfud Sholihin, Prof., PhD., Ak., CA., CPA (Aust).
2026 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti
empiris terkait pengaruh kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan
(ESG) terhadap financial distress dengan keberagaman gender dewan
direksi perusahaan sebagai variabel pemoderasi di industri perbankan ASEAN-5
tahun 2017-2024. Penelitian ini merupakan studi penelitian kuantitatif dengan
menggunakan analisis regresi berganda dan teknik pengambilan sampel melalui purposive
sampling. Melalui teknik tersebut diperoleh sampel 26 perusahaan dengan
total observasi sebesar 208.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG
memiliki pengaruh signifikan secara positif terhadap financial distress
di industri perbankan ASEAN-5. Keberagaman gender dewan direksi memoderasi
dalam meningkatkan pengaruh ESG untuk menurunkan financial distress.
Namun, analisis lanjutan dengan melakukan analisis secara terpisah dalam 3
periode (sebelum, saat, dan setelah pandemi Covid-19) menunjukkan bahwa kinerja
ESG tidak signifikan mempengaruhi bank financial distress di ASEAN-5.
Begitupun dengan keberagaman gender dewan direksi perusahaan tidak signifikan
memoderasi pengaruh kinerja ESG terhadap bank financial distress di
ASEAN-5.
This research aims to provide empirical evidence on the
effect of environmental, social, and corporate governance (ESG) performance on
financial distress, with board gender diversity as a moderating variable in the
ASEAN?5 banking industry during 2017–2024. This study employs a quantitative
research approach using multiple regression analysis and purposive sampling
techniques. Through this method, a sample of 26 companies was obtained,
yielding a total of 208 observations.
The findings indicate that ESG performance has a significant
positive effect on financial distress in the ASEAN?5 banking industry. Board
gender diversity moderates this relationship by strengthening the effect of ESG
performance in reducing financial distress. However, further analysis conducted
separately across three periods (before, during, and after the Covid?19
pandemic) reveals that ESG performance does not significantly affect bank
financial distress in ASEAN?5. Similarly, board gender diversity does not
significantly moderate the effect of ESG performance on bank financial distress
in ASEAN?5 during these periods.
Kata Kunci : ESG, Financial Distress, Keberagaman Gender Dewan Direksi Perusahaan, ASEAN-5