Analisa kelayakan investasi rencana pengadaan armada (Fleet Plan) pada perusahaan jasa penyewaan kendaraan (PT TRAC)
MURTI, Hari, Dr. Supriyadi, M.Sc
2005 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kendaraan manakah diantara Ford Ranger Single Cabin 4X4, Mitsubishi L-200 4WD, serta Isuzu D-Max 4x4 yang dapat memberikan manfaat kelayakan investasi paling optimal bagi Astra Rent a Car (TRAC). Kriteria yang digunakan untuk menentukan manfaat kelayakan investasi bagi masing-masing jenis kendaraan dalam penelitian ini adalah berdasarkan metoda perhitungan kelayakan investasi (Capital Budgeting) yaitu Payback Period, Discounted Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Modified Internal Rate of Return, berdasarkan perhitungan arus kas dari masingmasing jenis kendaraan. Dalam proses analisa kelayakan investasi terlebih dahulu harus ditentukan besarnya biaya modal yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk melakukan kegiatan investasi. Besarnya biaya modal untuk investasi amat dipengaruhi oleh jenis sumber pendanaan yang digunakan, yaitu dapat berasal dari luar maupun dari dalam perusahaan. Dalam penelitian ini PT.TRAC berencana untuk menggunakan 2 jenis sumber pendanaan sekaligus, yaitu laba ditahan serta hutang bank dengan komposisi 25% dan 75%. Setelah dilakukan perhitungan maka didapatkan hasil biaya modal rata-rata tertimbang (WACC) sebesar 12,375%. Nilai biaya modal tersebut digunakan untuk menentukan tingkat discount factor yang berguna untuk melakukan pendiskontoan dalam perhitungan NPV maupun sebagai dasar dari penerimaan atau penolakan keputusan investasi dibandingkan dengan nilai IRR dan MIRR. Dalam proses penganggaran modal proyeksi arus kas memainkan peranan penting karena seluruh perhitungan dalam proses penganggaran modal menggunakan hasil estimasi dan proyeksi arus kas yang dibuat berdasarkan asumsi tertentu. Salah satu tahapan yang paling penting dan paling sulit untuk dilaksanakan adalah tahapan penetapan asumsi di dalam proyeksi (forecasting) dan estimasi cash flow dari suatu proyek investasi. Dalam penelitian ini proyeksi arus kas yang dihasilkan masingmasing jenis kendaraan dibuat berdasarkan asumsi-asumsi yang amat dipengaruhi oleh faktor daerah operasional serta karakteristik dari masing-masing kendaraan kendaraan. Dari hasil proyeksi arus kas dengan menggunakan asumsi-asumsi yang objektif diketahui bahwa jenis kendaraan Mitsubishi L-200 4WD adalah jenis kendaraan yang dapat memberikan manfaat kelayakan investasi paling tinggi bagi Astra Rent a Car ( PT. TRAC).
The objective of this research is to determine which type of vehicle between Ford Ranger Single Cabin 4x4, Mitsubishi L-200 4WD, and Isuzu D-max that could provide the most optimum investment feasibility benefit for Astra Rent a Car (TRAC). Criterion used to determine investment feasibility benefit for each type of vehicle in this research was based on investment feasibility method calculation such as Payback period, Discounted payback period, Net present value, Internal rate of return, and Modified internal rate of return. In the process of feasibility investment analysis, firstly, one must determine the costs of capital amount required by the firm to carry out the investment process. These costs of capital amount is very influenced by the type of funding source used, which can be came from firm’s internal or external. In this research, PT TRAC has planned to utilize two kind of funding source simultaneously, which is retained earning and bank loans, with the composition of 25% and 75% each. After conducting the calculation, then we can generate the value Weighted Average Cost of Capital (WACC) which is 12.375%. This cost of capital value used to determine discount factor rate to discounting in the NPV calculation’s as well as the basis to decline or accept the investment decision compared to IRR and MIRR. In capital budgeting process, the projection of cash flow plays important role since all of the calculation used in capital budgeting process made under specific assumption. One of the most important and difficult phase to conduct is the assumption establishment phase in forecasting and cash flow estimating. In this research, the projection of cash flow was made under assumptions which heavily affected by operational terrain, and the characteristics from each vehicle. From the result of cash flow projection using objective assumption, its known that type of vehicle that could provide most optimum investment feasibility benefit for Astra Rent a Car (TRAC) is Mitsubishi L-200 4WD.
Kata Kunci : Manajemen Investasi,Studi Kelayakan,Jasa Penyewaan Kendaraan,Investment, Capital budgeting, Cash flow, WACC