Laporkan Masalah

Penghidupan (livelihood) buruh pabrik rokok di kabupaten Kebumen

Hengki Setiawan, Drs. Sujali, M.S.; Sudrajat, S.Si., M.Si.

2010 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pabrik rokok merupakan industri padat karya yang mempekerjakan banyak tenaga kerja/buruh. Setiap buruh yang bekerja di pabrik rokok memiliki perbedaan karakteristik. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui penghidupan (livelihood) buruh pabrik rokok PT Sampoerna di Kabupaten Kebumen, (2) mengetahui perbedaan penghidupan antara buruh pabrik rokok yang bertempat tinggal jauh dari pabrik dengan buruh yang bertempat tinggal dekat dari pabrik, (3) mengetahui langkah strategis yang dilakukan buruh pabrik guna meningkatkan penghidupannya. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan analisis terhadap data primer. Unit analisis dari penelitian ini adalah individu yaitu buruh pabrik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian survai dengan teknik sampling quota stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif dengan melakukan scalling dan analisis statistik menggunakan One-Way Anova. Buruh pabrik dikelompokkan berdasarkan kondisi livelihood-nya yaitu survival, konsolidasi, dan akumulasi. Kepemilikan buruh pabrik akan modal natural, fisikal dan finansial tergolong rendah, sedangkan pada modal sosial buruh pabrik ini hanya bergantung pada hubungan sosial seperti hubungan kekerabatan dan hubungan dengan tetangga. Modal manusia merupakan satu-satunya aset dengan kondisi yang cukup baik. Akses buruh pabrik terhadap aset dan pelayanan tertentu juga rendah. Aktivitas yang dapat dilakukan buruh pabrik untuk meningkatkan penghidupannya hanyalah bekerja sebagai buruh pabrik tanpa mampu melakukan aktivitas sampingan. Perbedaan jarak tempat tinggal terhadap pabrik rokok tidak menyebabkan perbedaan kondisi livelihood karena perbedaan biaya transportasi yang muncul akibat perbedaan jarak tidak menimbulkan perbedaan pada kondisi finansial/keuangan. Untuk meningkatkan penghidupannya maka buruh pabrik memilih untuk bekerja lembur.

Cigarette industry is a labor-intensive industry. Every labor in cigarette factory has different characteristics. Aims of this research are (1) to identify the livelihood conditions of cigarette factory labor in Kebumen district, (2) to identify the differences of labor's livelihood based on the distance between their resident and factory, (3) to identify the strategy of labor to gain their livelihood situation. This research uses primary data to make analysis about the livelihood. Analysis unit on this research are labors of cigarette factory. This research uses survey method with quota stratified random sampling as the sampling technique. Quantitative analysis uses scaling to generate the value of livelihood. The livelihood conditions of labors are compared with statistic analysis, One-Way Anova. The conditions of livelihood are classified into three types: survival, consolidation, and accumulation. The labors of cigarette factory are lack of natural capital, physical capital, and finance capital. Social linkage such as neighborhood and friendship are the ways to gain their social capital. Human capital is the only capital in good situation. The labors are also lack of access into some public services and some capitals. The only one activity to keep survive is working on that factory. They don't have any chance to do another activity to gain their finance. The difference of distance is not making the difference of livelihood situations because the cost of transportation is not making the difference of finance condition. It is caused by the difference of income. The labors spend their time for their job more than ten hours in a day, so they can't do other activities to gain their livelihood. The only one strategy to gain their livelihood is by doing overtime.

Kata Kunci : Aset, Akses, Aktivitas, Livelihood, Buruh,Asset, Access, Activity, Livelihood, Labour

  1. S1-2010-186827-Abstract.pdf  
  2. S1-2010-186827-Bibliography.pdf  
  3. S1-2010-186827-TableofContent.pdf  
  4. S1-2010-186827-Title.pdf