Pengaruh Konsumsi Batu Bara, Energi Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Populasi dan Keterbukaan Perdagangan terhadap Emisi Karbon Dioksida di Indonesia
Teresa Janice, Gigih Fitrianto, S.E., M.Sc., Ph.D.
2026 | Skripsi | ILMU EKONOMIPeningkatan emisi karbon dioksida menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan pencapaian target penurunan emisi nasional di Indonesia, sementara ketergantungan pada batu bara masih sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsumsi batu bara, energi terbarukan, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan populasi dan keterbukaan perdagangan terhadap emisi karbon di Indonesia pada periode 1965-2024 dengan menggunakan data time series dan metode ARDL-ECM. Hasil estimasi ARDL jangka panjang menunjukkan bahwa konsumsi batu bara, pertumbuhan ekonomi dan keterbukaan perdagangan secara signifikan meningkatkan emisi karbon dioksida, sementara pertumbuhan populasi menurunkan emisi karbon dioksida, sedangkan konsumsi energi terbarukan tidak berpengaruh signifikan. Di sisi lain, hasil estimasi jangka pendek melalui ECM menemukan bahwa konsumsi batu bara, keterbukaan perdagangan, pertumbuhan populasi dan pertumbuhan ekonomi secara signifikan meningkatkan emisi karbon dalam jangka pendek. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan dekarbonisasi yang lebih efektif, termasuk diversifikasi energi menuju sumber terbarukan, peningkatan efisiensi energi, serta pembenahan struktur perdagangan agar lebih mendukung kegiatan ekonomi yang rendah karbon.
Kata Kunci : emisi karbon, batu bara, energi terbarukan, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan populasi, keterbukaan perdagangan, Indonesia