Studi Eksplorasi Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Mahasiswa Kluster Kesehatan di Yogyakarta Mengenai Efektivitas dan Keamanan Produk Perawatan Basic Skincare
Kezia Primanda Putri, Dr. apt. Fivy Kurniawati, M.Sc.; apt. Anggraini Citra Ryshang Bathari, M. Clin. Pharm.
2026 | Skripsi | FARMASI
Penggunaan perawatan kulit wajah dasar atau basic skincare telah meluas dan menjadi kebiasaan kebanyakan orang yang telah tersebar di seluruh masyarakat, termasuk mahasiswa. Meningkatnya minat dan keinginan terhadap basic skincare dasar perlu diimbangi dengan wawasan mengenai basic skincare itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengetahuan, sikap, dan praktik mahasiswa kluster kesehatan terhadap efektivitas dan keamanan penggunaan basic skincare.
Penelitian merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan desain cross-sectional survey dengan menggunakan kuesioner sebagai media pengumpulan data yang diperoleh melalui Google Form dan dikumpulkan secara tatap muka, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif (univariat). Sampel berasal dari universitas yang berlokasi di Yogyakarta, yaitu UGM, UNY, USD, dan UII. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat menggunakan Microsoft Excel yang kemudian menunjukkan gambaran sosiodemografi dan tingkatan pengetahuan, sikap, dan praktik mahasiswa kluster kesehatan mengenai penggunaan basic skincare.
Sampel yang digunakan berupa 144 mahasiswa yang berasal dari kluster kesehatan dari keempat universitas. Melalui kuesioner dan scoring, didapatkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik denngan jumlah 103 (71%), diikuti dengan sikap yang baik pula sebanyak 113 responden (78%), serta praktik yang seragam dan konsisten. Namun, terdapat beberapa celah yang dapat diperbaiki dan dikembangkan lebih lagi, seperti masih terdapat responden yang belum melakukan dan menggunakan produk basic skincare secara efektif dan aman, sehingga diharapkan adanya intervensi lebih lanjut, baik bagi institusi, lembaga pengawas seperti BPOM, maupun peneliti selanjutnya.
The use of basic skincare has become a widespread habit across society, including among university students. This increasing interest and demand for basic skincare must be balanced with adequate insight into the products themselves. The objective of this study is to explore the knowledge, attitudes, and practices of health cluster students regarding the effectiveness and safety of basic skincare usage.
This quantitative study employed a descriptive cross-sectional survey design. Data were collected through questionnaires distributed via Google Forms in person and subsequently analyzed using descriptive quantitative (univariate) analysis. The sample consisted health cluster students from four universities located in Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sanata Dharma (USD), and Universitas Islam Indonesia (UII). The data were processed using Microsoft Excel to provide an overview of sociodemographic characteristics alongside the students' levels of knowledge, attitudes, and practices concerning basic skincare.
The results, obtained through questionnaires and scoring, from 144 respondents revealed that the majority of students possess good knowledge, totaling 103 respondents (71%), followed by positive attitudes held by 113 respondents (78%), and uniform, consistent practices. However, several gaps remain for improvement; for instance, some respondents have not yet utilized basic skincare products effectively and safely. Consequently, further intervention is expected from academic institutions, regulatory bodies such as BPOM, and future researchers.
Kata Kunci : Perawatan kulit wajah dasar, efektivitas, keamanan, mahasiswa