PENGARUH DEFORMASI DINGIN, SANDBLASTING, ELECTROPOLISH, DAN POLISH MANUAL TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN, STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN MIKRO, KETAHANAN TEKUK, DAN LAJU KOROSI PADA BAJA TAHAN KARAT AISI 316 L
Adityas Hutama, Prof. Dr. Ir. Suyitno, ST. M.Sc
2012 | Skripsi | S1 TEKNIK MESINPenelitian mengenai implan penyambung tulang sebagai biomaterial terus berkembang. Logam yang digunakan sebagai biomaterial harus mempertimbangkan aspek klinis dan biologis untuk memenuhi syarat biokompatibilitas. Aspek mekanis dari implan juga harus dipertimbangkan untuk menghindari kegagalan terjadi pada implan. Penelitian pada implan dengan baja tahan karat AISI 316 L dilakukan untuk memperbaiki sifat fisis dan mekanis. Perlakuan yang dilakukan adalah deformasi sebesar 5%, sandblasting, electropolishing dan polish manual. Perlakuan permukaan sandblasting dilakukan dengan media abrasif pasir silica dengan diameter butir 500 – 800 µm. Tekanan pada kompresor 5 – 7 bar. Parameter durasi perlakuan sandblasting adalah 16 menit. Perlakuan permukaan electropolish dilakukan dengan menggunakan elektrolit H2SO4 dan H3PO4. Parameter durasi perlakuan electropolish adalah 23 menit. Pengujian dan pengamatan yang dilakukan adalah pengujian kekasaran permukaan, pengamatan struktur mikro, pengujian kekerasan mikro, pengujian ketahan tekuk, dan pengujian laju korosi. Perlakuan sandblasting dapat meningkatkan kekerasan mikro pada bagian permukaan dan menurunkan nilai kekasaran permukaan. Perlakuan permukaan electropolishing akan menghilangkan peningkatan kekerasan mikro akibat sandblasting dan juga menurunkan nilai kekasaran permukaan.
Kata Kunci : deformasi dingin, sandblasting, electropolishing, polish manual, struktur mikro, kekerasan mikro, kekasaran permukaan, ketahanan tekuk, laju korosi, baja tahan karat AISI 316 L.