KEGIATAN ORGANISASI FREEMASONRY DI BIDANG PENDIDIKAN DAN SOSIAL DI KOTA MALANG: 1899-1942
Arrisal Bintang Muhammad, Prof. Dr. Nur Aini Setiawati, Ph.D.
2026 | Skripsi | ILMU SEJARAH
Penelitian ini berfokus mengenai kegiatan yang dilakukan oleh organisasi Freemasonry di Kota Malang dalam kurun waktu antara tahun 1899 hingga 1942 dengan menjadikan dua aspek yaitu bidang sosial dan pendidikan sebagai objek utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Freemasonry di Kota Malang terbentuk, bentuk kegiatan apa yang dilaksanakan, dan kontribusinya untuk masyarakat Kota Malang dalam kurun waktu antara tahun 1899 hingga 1942 dengan berpatokan pada dua aspek yang telah disebutkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan sumber primer berupa buku peringatan, kronik, koran, dan majalah yang sezaman dengan kurun waktu penelitian. Kemudian sumber sekunder juga digunakan dalam penelitian ini yang berupa buku-buku akademis mengenai Freemasonry dan Kota Malang, website mengenai Freemasonry, dan artikel-artikel yang menerangkan mengenai kegiatan yang berhubungan dengan topik penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, kegiatan yang terlaksana di kedua bidang, baik bidang sosial maupun pendidikan memiliki dampak yang menguntungkan bagi masyarakat Kota Malang khususnya masyarakat non-Freemasonry. Pemberian bantuan berupa dana, barang, ataupun pembangunan fasilitas-fasilitas yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Malang seperti sekolah, perpustakaan, dan loji yang memberikan jasa penyewaan pada salah satu ruangannya, menjadi bukti bahwa Freemasonry di Kota Malang memberikan dampak yang menguntungkan bagi masyarakat Kota Malang. Secara garis besar, keberadaan Freemasonry di Kota Malang menjadi berkah tersendiri bagi masyarakatnya.
This study focuses on the activities carried out by the Freemasonry organization in the City of Malang between 1899 and 1942, with two aspects, namely social and educational fields, as its main objects. This study aims to determine how Freemasonry was formed in Malang, what activities were carried out, and its contribution to the community of Malang between 1899 and 1942, based on the two aspects mentioned above. The method used in this study is historical research with primary sources in the form of commemorative books, chronicles, newspapers, and magazines from the period under study. Secondary sources were also used in this study, including academic books on Freemasonry and Malang City, websites about Freemasonry, and articles describing activities related to the research topic. Based on the results of the research, the activities carried out in both fields, social and educational, have had a beneficial impact on the people of Malang City, especially those who are not Freemasons. The provision of assistance in the form of funds, goods, or the construction of facilities that benefit the people of Malang, such as schools, libraries, and lodges that provide rental services in one of their rooms, is proof that Freemasonry in Malang has a beneficial impact on the people of Malang. In general, the existence of Freemasonry in Malang is a blessing for its people.
Kata Kunci : Organisasi, Freemasonry, Kota Malang, Sejarah Sosial, Sejarah Pendidikan, Organization, Freemasonry, Malang City, Social History, Education History