Laporkan Masalah

STUDI EKSPERIMENTAL PERANCANGAN DAN PEMBUATAN CNC MICRO TURNING-MILLING MACHINE SERTA PENGUJIAN PERMESINAN MENGGUNAKAN BENDA KERJA TEMBAGA DENGAN DIAMETER MATA PAHAT 600 MIKROMETER

Yanuar Susetya Adi, Ir. Muslim Mahardika S.T.. M.Eng. Ph.D., IPM., ASEAN Eng & Ir. Andi Sudiarso, S.T.. M.T., M.Sc., Ph.D., IPM. ASEAN Eng

2013 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Perkembangan teknologi yang begitu cepat saat ini membutuhkan perubahan dan adaptasi, terutama beberapa sektor seperti micromachining. Tujuan berkembangan teknologi ini adalah menciptakan alternatif dalam memproduksi komponen – komponen yang rumit, meminimalkan biaya produksi serta memiliki akurasi pengerjaan yang tinggi dan kualitas yang bagus. Sehingga nantinya dapat membantu dalam beberapa sektor seperti bidang bio-medical, elektronika, micro technology, dll. Salah satu masalah yang sering timbul adalah minimnya alat perkakas dengan hasil pengerjaan ukuran micro, sehingga dilakukan penelitian untuk membuat dan mengembangkan teknologi ini. Penelitian yang di lakukan adalah untuk membuat sebuah alat dengan hasil pengerjaan ukuran micro dan memiliki tingkat kepresisian tinggi. Setelah itu dilakukan pengujian alat terhadap sembilan benda uji tembaga (copper) dengan ukuran benda kerja yang sama yaitu panjang, lebar, dan tebal 35, 15, 1 mm. Dari kesembilan benda uji tersebut dilakukan pengujian menggunakan alat CNC micro turning-milling yang di buat dengan 3 variasi permesinan yaitu depth of cuts, spindel speed,dan feed rate. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa nilai feed per tooth paling kecil adalah yang terjadi pada pengujian kedelapan dengan kondisi permesinan spindel speed 30.000 rpm dengan feed rate 1,2 mm/min. Nilai feed per tooth yang kecil ini disebabkan karena semakin tinggi spindel speed dan semakin rendah feed rate maka feed per tooth akan semakin rapat dan permukaan benda uji semakin halus. Akibat proses pemakanan konvensional, terjadi keausan pada mata pahat, hal ini diketahui seiring mengecilnya diameter dari kesembilan benda uji hasil permesinan dengan diameter tool awalnya. Selain itu terjadi fenomena waviness pada hasil permesinan benda kerja yang di sebabkan kurangnya ke-rigid-an dari konstruksi alat tersebut.

Kata Kunci : micromachining, copper, depth of cuts, spindel speed, feed rate, feed per tooth, waviness dan keausan pahat.

  1. S1-FTK-2013-Yanuar_Susetya_Adi-abstract.pdf  
  2. S1-FTK-2013-Yanuar_Susetya_Adi-bibliography.pdf  
  3. S1-FTK-2013-Yanuar_Susetya_Adi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FTK-2013-Yanuar_Susetya_Adi-title.pdf