Laporkan Masalah

Analisa struktur industri media televisi di Indonesia setelah berlakunya UU No.32 Tahun 2002 tentang penyiaran

AKBARI, Rachmat, Dr. Gudono, MBA

2005 | Tesis | Magister Manajemen

Industri televisi berkembang pesat; pertumbuhan belanja iklan; penambahan pemain baru, berlakunya UU baru, terbentuknya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI); akan menimbulkan perubahan-perubahan pada struktur industri yang ada. Studi akan menekankan kepada faktor pengaruh berlakunya UU Penyiaran dan terbentuknya KPI kepada struktur industri. Selain itu analisa faktor lingkungan industri dan lingkungan makro yang berpengaruh terhadap industri dilakukan untuk dikaji pengaruhnya terhadap struktur industri. Analisa struktur industri dilakukan berdasarkan metoda analisis Five Forces, analisis External Factor, dan analisis Strategic Group untuk mengukur tingkat keatraktifan industri serta peluang dan ancaman yang akan dihadapi oleh pelaku industri dengan berlakunya UU pernyiaran dan berfungsinya KPI.

Television media industry have grown rapidly which supported by the growth of advertising spending. But the entrance of new players and also the implementation of new broadcasting law and the functioning on Indonesian Broadcasting Commission (IBC) will have an adverse changes on the industry structure. This paper is studying the impact of the law and the functioning of IBC to the industry structure by analyzing factors in the industry environment and also macro-environment and how will affects industry structure. The analysis was performed through several methods of analysis: Five Forces analysis, External Factor analysis, and Strategic Group analysis by assessing the industry attractiveness and identifying opportunities and threats facing the industry by the implementation of new broadcasting law.

Kata Kunci : Industri Televisi,UU Penyiaran,Strategic Group, industry structure analysis, television media industry, five forces, external factor, strategic group


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.